gula darah, diabetes
Ilustrasi.

Diabetes : Metode yang Lebih Akurat untuk Mengukur Glukosa Darah

Diposting pada
gula darah
Ilustrasi.

Bhataramedia.com –┬áBagi penderita diabetes, tusukan cepat di jari dapat memberikan informasi mengenai kadar glukosa darah mereka, membimbing mereka untuk memakan camilan atau menyuntikkan dosis insulin. Glukosa meter atau glukometer, juga digunakan dalam dunia kedokteran hewan untuk memantau kucing dan anjing dengan diabetes atau hewan peliharaan yang dirawat karena alasan lain. Dalam kedua kasus, pembacaan perangkat secara harfiah dapat menjadi masalah hidup dan mati.

Sementara glukometer memiliki keuntungan lebih cepat dan hanya membutuhkan setetes darah, metode ini tidak seakurat beberapa metode lain untuk mengukur glukosa darah. Pada studi baru, para peneliti dari University of Pennsylvania School of Veterinary Medicine telah menemukan cara untuk mendapatkan pengukuran yang lebih akurat dari glukometer, dengan menggunakan plasma darah atau serum, daripada darah utuh.

Temuan mereka, yang dilaporkan di American Veterinary Medical Association tersebut, telah mengakibatkan perubahan dalam praktek di Rumah Sakit Penn Vet’s Ryan dan dapat menginspirasi penyelidikan apakah metode ini juga berlaku bagi pasien manusia yang mengandalkan glukometer untuk memantau tingkat glukosa darah mereka.

“Ini adalah studi sederhana, tetapi telah mengubah cara kita melakukan sesuatu,” kata Rebecka Hess, penulis senior penelitian dan seorang profesor penyakit dalam di Penn Vet.

Hess berkolaborasi dengan sesama ilmuwan dari Penn Vet, Barbara S. Tauk, penulis utama studi; Kenneth J. Drobatz, direktur layanan darurat dan kepala perawatan kritis; serta Koranda A. Wallace, mantan dosen di Departemen Patobiologi.

“Telah diketahui secara luas bahwa pembacaan glukometer memiliki tingkat ketidakakuratan dan sampai saat ini kita telah mengalaminya,” kata Hess, seperti dilansir University of Pennsylvania (22/06/2015).

Untuk menemukan cara yang lebih baik untuk menjaga kenyamanan glukometer sambil meningkatkan akurasinya, tim peneliti menilai kucing dan anjing yang dirawat di Rumah Sakit Ryan. Dengan persetujuan pemiliknya, hewan yang akan diambil darahnya untuk tujuan lain, terdaftar dalam penelitian ini. Para peneliti memperoleh 96 sampel darah dari 80 anjing dan 90 sampel darah dari 65 kucing.

Biasanya, glukometer digunakan untuk mengukur glukosa darah secara keseluruhan, namun para peneliti ingin mencoba mengukur glukosa pada plasma darah dan serum darah. Plasma darah adalah apa yang tersisa dari darah setelah mengeluarkan sel-sel darah merah dan putih, sedangkan serum darah adalah apa yang tersisa dari plasma darah setelah menghilangkan faktor pembekuan. Keduanya dapat diperoleh dengan mensentrifuge sampel darah selama beberapa menit.

Para peneliti menguji setiap sampel di glukometer dan perangkat analisa biokimia sebagai kontrol. Perangkat ini membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk membuat bacaan, membutuhkan lebih banyak darah dan lebih mahal untuk dioperasikan daripada glukometer. Namun, tingkat pengukurannya dianggap sebagai standar emas akurasi.

Para peneliti menemukan bahwa pengujian plasma darah atau serum darah di glukometer memberikan hasil yang hampir sama dengan yang diberikan oleh perangkat analisa biokimia dan lebih akurat daripada menggunakan darah utuh.

‘Analyzer membutuhkan 2 mililiter darah, sedangkan glukometer hanya perlu 0,6 mililiter,” katanya. “Itu dapat menjadi sangat berarti bagi hewan berukuran kecil atau binatang yang sudah mengalami anemia.”

Berdasarkan hasil penelitian ini, Rumah Sakit Ryan telah mengubah prakteknya untuk menggunakan plasma darah atau serum daripada darah utuh ketika mengukur glukosa darah dengan glukometer.

“Seiring penggunaan teknologi yang lebih murah dan lebih kecil, saya dapat dengan mudah membayangkan orang membeli alat sentrifuge untuk digunakan di rumah, untuk tujuan ini,” kata Hess.

Referensi Jurnal :

Barbara S. Tauk, Kenneth J. Drobatz, Koranda A. Wallace, Rebecka S. Hess. Correlation between glucose concentrations in serum, plasma, and whole blood measured by a point-of-care glucometer and serum glucose concentration measured by an automated biochemical analyzer for canine and feline blood samples. Journal of the American Veterinary Medical Association, 2015; 246 (12): 1327 DOI: 10.2460/javma.246.12.1327.