implan payudara
Implan payudara.

Implan Payudara Terkait dengan Kanker Langka

Diposting pada

Bhataramedia.com – Implan payudara telah terikat dengan peningkatan risiko terjadinya kanker darah yang langka, yang disebut “Anaplastic Large Cell Lymphoma” (ALCL).

Penelitian baru dari University of Cambridge di Inggris telah menghubungkan silikon dan implan payudara dengan 71 kasus yang diketahui ALCL di seluruh dunia. Menurut para peneliti, kasus langka tersebut menyerang 6 dari setiap 3 juta wanita yang menjalani operasi implan payudara.

“Hanya karena kasus seperti itu jarang terjadi, tidak berarti tidak dilakukan penyelidikan,” kata Matt Kaiser, MD, kepala penelitian di Leukemia and Lymphoma Research di Inggris. Lembaga ini merupakan lembaga amal untuk kanker yang mendanai studi tersebut.

“Penting untuk menyelidiki kemungkinan hubungan dan penyebab kanker langka tersebut, sehingga kami dapat membantu orang untuk menyeimbangkan keuntungan dan risikonya. Selain itu, kita dapat mengetahui bagaimana cara untuk mencegahnya,” kata Matt, seperti dilansir University of Cambridge (22/9/2014).

Pembesaran payudara adalah prosedur bedah kosmetik yang paling umum dilakukan di Amerika Serikat, dengan sekitar 290.000 wanita menerima silikon maupun implan payudara berbasis garam.

ALCL adalah tipe yang langka dari non-Hodgkin lymphoma (NHL) dan bertanggung jawab untuk sekitar 3 persen dari kondisi NHL. Kondisi tersebut biasanya muncul pada kulit, kelenjar getah bening, hati dan jaringan lunak.

Pada kasus yang langka, kanker tersebut dapat muncul pada payudara dan menurut penelitian baru yang dipimpin oleh Suzanne Turner, MD ini, hampir semua kasus ALCL payudara terjadi pada pasien yang melakukan pembesaran payudara. Tumor yang berkembang biasanya selalu berada di jaringan parut di sekitar implan.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Mutation Research.