Pelatihan Jurnalistik di Kampus UI. (Credit: ui.ac.id)
Pelatihan Jurnalistik di Kampus UI. (Credit: ui.ac.id)

Metro TV Gelar Pelatihan Jurnalistik di Kampus UI

Diposting pada

Bhataramedia.com – Jurnalis merupakan salah satu bidang pekerjaan yang menantang untuk ditekuni. Diperlukan pengetahuan, keterampilan dan keberanian untuk menjadi seorang jurnalis yang handal. Apalagi saat ini jurnalis sangat dibutuhkan oleh perusahaan media massa. Hal ini tak heran, sejak era reformasi pers tidak dikekang lagi oleh pemerintah dan terjadilah kebebasan pers. Sehingga menyebabkan menjamurnya perusahaan media massa. Dan pekerjaan sebagai seorang jurnalis pun terbuka lebar, karena jurnalistik merupakan bidang yang disajikan oleh media massa. Akan tetapi, hal ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan dari pihak lain dengan mengaku-ngaku sebagai seorang jurnalis.

Tak heran bila istilah wartawan amplop, wartawan tanpa surat kabar, dan lain sebagai muncul dalam dunia jurnalistik.

Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas dan adanya pelatihan jurnalistik yang profesional diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Metro TV sebagai salah satu televisi swasta yang berfokus ke dalam bidang news mengadakan pelatihan jurnalistik di Univeristas Indonesia. Pelatihan jurnalistik ini berlangsung pada Selasa (28/04) dan bertempat di Balaiurang UI, Depok.

Berbagai jurnalistik ternama dari Metro TV pun hadir di acara pelatihan jurnalistik ini. Yakni antara lain Andini Effendi, Aviani Malik, Andi SG, dan Budiyanto. Dalam acara tersebut, Andini Effendi menyampaikan materinya mengenai hal-hal dasar yang harus diperhatikan oleh seorang jurnalis dalam menyampaikan laporan.

Hal pertama yang perlu diperhatikan yakni empati dan penjiwaan saat menyampaikan laporan. “Reporter menggunakan hal-hal seperti apa yang kita rasakan, dengar, sentuh untuk dilaporkan. Namun, kita sebagai wakil pemirsa, kadang masih kurang mewakili dengan cara mencitrakan apa yang kita rasa, dengar, lihat, dan seterusnya,” jelas Andini, seperti dikutip dari halaman website resmi UI (30/04).

Hal berikutnya yang harus diperhatikan oleh seorang jurnalis adalah penampilan. “TV merepresentasikan audiovisual, jadi ketika menampilkan sesuatu harus menarik. Dalam hal ini, make up adalah sebuah keharusan,” kata Andini melanjutkan materinya.

Hal selanjutnya yakni seorang jurnalis harus berusaha mengurangi jarak dengan pemirsa yang menonton “Reportase harus turun ke lapangan, untuk melihat kondisi masyarakat langsung. Sehingga, dalam hal ini, kita berusaha mewakili apa yang kita lihat di lapangan kepada pemirsa. Dan usahakan ketika menyampaikan sesuatu, kita seperti sedang ngobrol, biar terasa cair sehingga tidak ada jarak dengan para pemirsa,” tutur Andini.

Menurut Andini, konsep 5W+1H harus diaplikasikan oleh jurnalis ketika menyampaikan laporannya. Andini mengakhiri materinya dengan menyampaikan hal-hal penting lainnya yang harus diperhatikan seorang jurnalis. Yang penting, menjadi jurnalis adalah harus terjun ke lapangan. Menggunakan bahasa yang digunakan oleh setiap orang dengan beragam latar belakang, ini menjadi sebuah tantangan,” kata Andini, menutup materinya.