kanker
Ilustrasi.

Cegah Kanker Payudara Sedini Mungkin

Diposting pada

Bhataramedia.com – Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Kartini. Salah satunya dengan memberikan pengetahuan kesehatan bagi wanita. Hal ini dilakukan oleh Lovepink yang menjalin kerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia dalam menyelenggarakan seminar mengenai kanker payudara. Seminar ini sengaja digelar bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh tepat pada Selasa (21/04) ini. Seperti dikutip dari website resmi UI (22/04/2015), seminar yang bertajuk “Lovepink Goes to Campus: Kanker Payudara, Seputar Mitos dan Deteksi Dini” ini bertempat di Gedung Promosi Doktor FKM UI dan menghadirkan pembicara yang sudah ahli di bidang kanker payudara yakni dr. Warta.

Dalam acara seminar tersebut dr. Warta menyampaikan penjelasan mengenai kanker payudara yang diawali dengan penjelasan mengenai keganasan kanker payudara ini. Kanker payudara ini dianggap sebagai salah satu penyakit yang ditakuti oleh wanita. Bagaimana tidak? Payudara yang menunjukkan sisi kewanitaan ini terancam kesehatannya. Kanker payudara ini tentunya akan menggerogoti keindahan payudara sedikit demi sedikit. Selain itu, kematian pun mengancam siapa saja yang menderita kanker payudara. Apalagi kanker payudara ini tidak padang bulu, dapat menyerang siapa saja. Terutama perempuan yang sudah berusia 16 atau 17 tahun memiliki resiko lebih besar terkena kanker payudara. Dan bukan rahasia lagi, bahwa kanker payudara tak hanya mengancam perempuan saja. Namun, kaum laki-laki pun memiliki kemungkinan diserang kanker payudara.

Selain itu, dijelaskan pula mengenai berbagai faktor penyebab munculnya penyakit kanker payudara ini. Beberapa faktor tersebut yakni berupa faktor genetis, tumor jinak di bagian payudara, akibat tidak menyusui dan lain sebagainya.

Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal ini berlaku pula bagi penyakit kanker payudara. Untuk mencegah atau mendeteksi seseorang terkena penyakit payudara salah satu caranya yakni dengan memeriksakan diri secara rutin. Yakni dimulai dari usia 20 tahun sebaiknya sudah rutin memeriksakan diri ke tenaga medis ahli setiap tiga tahun sekali. Dan pada usia 40 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan mammografi dan ultrasonografi. Sehingga, dengan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin tersebut seseorang sudah mengetahui lebih awal apakah dirinya terkena penyakit kanker payudara atau tidak. Diharapkan deteksi awal kanker payudara melalui pemeriksaan rutin ini dapat memberikan peluang kesembuhan yang lebih besar kepada penderitanya. Selain itu, kanker payudara juga dapat dicegah dengan mengaplikasikan pola hidup yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.