Domba. (Credit: Kay Aitchison, Royal (Dick) School of Veterinary Studies, University of Edinburgh)
Domba. (Credit: Kay Aitchison, Royal (Dick) School of Veterinary Studies, University of Edinburgh)

Studi Genetik Menunjukkan Perbedaan Domba dan Kambing

Diposting pada

Bhataramedia.com – Para ilmuwan telah memecahkan kode genetik domba untuk mengungkapkan bagaimana mereka menjadi spesies yang berbeda dari kambing semenjak empat juta tahun yang lalu.

Studi ini merupakan yang pertama kalinya menunjukkan perbedaan genetik yang membuat domba berbeda dari hewan lain.

Temuan ini dapat membantu pengembangan tes DNA untuk mempercepat program pemuliaan selektif yang dapat membantu petani untuk meningkatkan produktivitas ternaknya.

Penelitian ini mengidentifikasi gen yang mengekspesikan bulu pada domba dan mengungkapkan fitur dari sistem pencernaannya, dimana sistem pencernaan domba membuatnya begitu cocok untuk pola diet rumput berkualitas rendah dan tanaman lainnya.

Studi ini juga membangun gambaran paling lengkap dari sistem biologi domba yang kompleks. Penelitian lebih lanjut menggunakan sumber daya ini dapat mengungkapkan wawasan baru untuk memahami penyakit yang mempengaruhi domba.

Para peneliti dari University of Edinburgh Roslin Institute, yang menerima dana strategis dari Biotechnology and Biological Sciences Research Council, merupakan bagian dari tim peneliti global yang bertujuan menerjemahkan urutan genom (seluruh susunan genetik) domba domestik untuk pertama kalinya.

Tim ini (International Sheep Genomics Consortium) telah membandingkan gen domba dengan gen organisme lain, termasuk manusia, sapi, kambing dan babi.

Analisis studi ini berhasil mengidentifikasi beberapa gen yang berhubungan dengan produksi wol. Selain itu, tim peneliti juga mengungkapkan gen yang mendukung evolusi rumen, yaitu ruang khusus di perut yang memecah material tanaman supaya siap untuk masuk ke pencernaan.

Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif, melibatkan 26 lembaga penelitian di delapan negara berbeda, dipimpin oleh peneliti dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation, Australia; BGI and the Kunming Institute of Zoology, China; Utah State University and Baylor College of Medicine di US; dan Roslin Institute.

Fasilitas BBSRC-funded ARK-Genomics, yang merupakan bagian dari Edinburgh Genomics di University of Edinburgh, menyediakan informasi substasial mengenai data sekuen, termasuk informasi mengenai gen yang diekspresikan pada spektrum 40 jaringan yang berbeda.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Science.

Profesor Alan Archibald, Kepala Genetics and Genomics di The Roslin Institute, mengatakan:. “Domba adalah salah satu hewan pertama yang didomestikasi untuk pertanian dan masih merupakan bagian penting dari ekonomi pertanian global. Memahami lebih lanjut tentang susunan genetiknya akan membantu kita untuk melakukan perkembangbiakan ternak secara lebih sehat dan lebih produktif.”

Referensi Jurnal :

Y. Jiang, M. Xie, W. Chen, R. Talbot, J. F. Maddox, T. Faraut, C. Wu, D. M. Muzny, Y. Li, W. Zhang, J.-A. Stanton, R. Brauning, W. C. Barris, T. Hourlier, B. L. Aken, S. M. J. Searle, D. L. Adelson, C. Bian, G. R. Cam, Y. Chen, S. Cheng, U. DeSilva, K. Dixen, Y. Dong, G. Fan, I. R. Franklin, S. Fu, P. Fuentes-Utrilla, R. Guan, M. A. Highland, M. E. Holder, G. Huang, A. B. Ingham, S. N. Jhangiani, D. Kalra, C. L. Kovar, S. L. Lee, W. Liu, X. Liu, C. Lu, T. Lv, T. Mathew, S. McWilliam, M. Menzies, S. Pan, D. Robelin, B. Servin, D. Townley, W. Wang, B. Wei, S. N. White, X. Yang, C. Ye, Y. Yue, P. Zeng, Q. Zhou, J. B. Hansen, K. Kristiansen, R. A. Gibbs, P. Flicek, C. C. Warkup, H. E. Jones, V. H. Oddy, F. W. Nicholas, J. C. McEwan, J. W. Kijas, J. Wang, K. C. Worley, A. L. Archibald, N. Cockett, X. Xu, W. Wang, B. P. Dalrymple. The sheep genome illuminates biology of the rumen and lipid metabolism. Science, 2014; 344 (6188): 1168 DOI: 10.1126/science.1252806.