Testosteron
Testosteron.

Berapa Dosis Testosteron Bagi Wanita Pasca Menopause ?

Diposting pada

Bhataramedia.com – Suplementasi testosteron bagi wanita menarik banyak perhatian. Studi farmakokinetik terbaru terhadap merek krim testosteron bagi perempuan yang telah disetujui penggunaannya di Australia Barat telah dipublikasikan secara online di jurnal Menopause, jurnal yang dikelola North American Menopause Society (NAMS). Bagi wanita pasca menopause, butuh 5 mg, dosis terendah produk ini, untuk meningkatkan kadar testosteron mereka kembali ke tingkat pra menopause.

“Di Amerika Serikat, kita belum memiliki produk testosteron yang disetujui dirancang untuk perempuan,” kata Direktur Eksekutif NAMS Margery Gass, MD. “Akibatnya, wanita Amerika kadang-kadang mengandalkan resep custom-compounded testosterone yang dapat memberikan dosis jauh lebih tinggi daripada produk testosteron Australia dan meningkatkan testosteron perempuan ke tingkat yang lebih tinggi dari biasanya. Hal ini berpotensi menghasilkan efek samping yang tidak diinginkan.” kata Dr. Gass, seperti dirilis laman The North American Menopause Society (NAMS) (10/6/2014).

Custom-compounded testosterone adalah produk testosteron yang mengandung satu atau lebih hormon pada kadar yang berbeda, tergantung produsen yang membuatnya.

“Sampai sekarang, belum ada studi jangka panjang dari efek pengobatan testosteron pada kesehatan perempuan secara keseluruhan. Kita tahu bahwa terlalu banyak testosteron di dalam tubuh wanita dapat menyebabkan rambut tubuh berlebih, jerawat, rambut rontok dengan pola seperti pada pria, klitoris membesar, suara lebih dalam, kerusakan hati, perubahan tidak sehat pada kolesterol, depresi, agresi dan masih banyak lagi. Seperti kita ketahui, perubahan suara dan pembesaran klitoris mungkin tidak dapat untuk disembuhkan atau dikembalikan ke kondisi normal.

Para peneliti dari Monash University di Melbourne dan University of South Australia di Adelaide menguji dua dosis yang berbeda dari produk krim testosteron yang dikenal sebagai AndroFeme (5 mg dan 10 mg dosis). Setelah 21 hari administrasi setiap hari, dosis 5 mg menyebabkan kadar maksimal testosteron dari total testosteron wanita menopause berubah ke kisaran kadar testosteron normal pra wanita menopause, lebih tepatnya, kadar testosteronnya sedikit di atas kadar normal wanita pra menopause, dan selama 24 jam rata-rata kadar testosteron wanita pasca menopause sedikit di bawah kadar testosteron wanita pra menopause.

Sedangkan, dosis 10 mg meningkatkan kadar testosteron ke kadar yang lebih tinggi dari wanita pra menopause tetapi hanya sedikit lebih tinggi (50%) selama 24 jam.

“Sejak formulasi custom-compounded tidak disetujui FDA dan tidak secara rutin diperiksa kadar hormon pada setiap dosisnya, maka sulit untuk mengetahui bagaimana formulasi yang diberikan akan mempengaruhi kadar testosteron perempuan. Perempuan harus berhati-hati tentang dosis testosteron yang mereka gunakan dan harus dipastikan apakah mereka benar-benar membutuhkannya. ” saran Dr Gass.

Referensi Jurnal :

Ensieh Fooladi, Stephanie E. Reuter, Robin J. Bell, Penelope J. Robinson, Susan R. Davis. Pharmacokinetics of a transdermal testosterone cream in healthy postmenopausal women. Menopause, 2014; 1 DOI: 10.1097/GME.0000000000000259.