otak
Otak.

Gen TLX, Gen yang Mampu Meningkatkan Pembelajaran dan Daya Ingat

Diposting pada

Bhataramedia.com – Pembelajaran dan daya ingat diatur oleh daerah otak yang dikenal sebagai hippocampus. Penelitian baru dari City of Hope telah menemukan bahwa rangsangan terhadap gen tertentu dapat mendorong pertumbuhan neuron baru di wilayah hippocampus pada orang dewasa, sehingga seseorang dapat belajar lebih cepat dan memiliki daya ingat yang lebih baik.

Memahami hubungan antara gen dan pertumbuhan neuron baru (neurogenesis), merupakan langkah penting di dalam mengembangkan terapi untuk mengatasi gangguan belajar dan daya ingat yang terkait dengan penyakit neurodegeneratif dan penuaan. Penelitian baru ini diterbitkan tanggal 9 Juni di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Penelitian yang menggunakan model hewan ini menemukan bahwa over-ekspresi dari gen reseptor inti sel yang disebut TLX, dapat menghasilkan peserta didik yang pintar dan lebih cepat mempelajari sesuatu, serta mampu mempertahankan informasi dengan lebih baik dan lebih lama.

“Hilangnya ingatan merupakan masalah kesehatan utama. Hal ini tidak hanya berhubungan degan penyakit seperti Alzheimer, tetapi juga berhubungan dengan penuaan. Di dalam penelitian kami, kami memanipulasi ekspresi reseptor ini dengan memperkenalkan salinan tambahan dari gen tersebut. Langkah berikutnya adalah untuk menemukan obat yang dapat menargetkan gen tersebut,” jelas Shi Yanhong, Ph.D., penulis utama penelitian ini dan seorang profesor ilmu saraf di City of Hope, seperti dilansir dari Newswise (9/6/2014).

Penemuan ini menciptakan strategi baru yang potensial untuk meningkatkan kinerja kognitif pada pasien lansia dan mereka yang memiliki penyakit saraf atau cedera otak.

Sebagian besar perkembangan otak terjadi sebelum kelahiran. Selain itu, ada periode-periode tertentu (terutama di masa kanak-kanak dan dewasa muda) ketika otak mengalami semburan pertumbuhan baru. Di dalam beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah menemukan bukti neurogenesis pada periode dewasa akhir. Perkembangan pada periode ini terutama terjadi di hippocampus, wilayah otak yang terkait dengan belajar dan daya ingat.

Studi baru ini merupakan yang pertama kalinya menghubungkan potensi gen TLX dengan peningkatan pembelajaran dan daya ingat.

Para peneliti menemukan bahwa over-ekspresi dari gen TLX sebenarnya terkait dengan otak secara keseluruhan, serta kemampuan untuk mempelajari sesuatu dengan cepat. Selain itu, over-ekspresi dari gen TLX juga terkait dengan kemampuan untuk mengingat apa yang telah dipelajari untuk jangka waktu yang lama.