sinar matahari
Matahari terbit.

Kekurangan Vitamin D Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi

Diposting pada

Bhataramedia.com – Menurut studi baru, rendahnya tingkat vitamin D dapat menjadi penyebab tekanan darah tinggi (hipertensi).

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan yang kuat antara rendahnya tingkat vitamin D dan tekanan darah tinggi, tetapi hubungan sebab akibat secara langsung belum terbukti.

Vitamin D dijuluki vitamin sinar matahari karena tubuh memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Orang-orang juga mendapatkan vitamin D melalui makanan seperti telur, susu, yogurt, tuna, salmon, sereal dan jus jeruk.

Di dalam studi baru tersebut, para peneliti menganalisis data genetik pada lebih dari 146.500 orang keturunan Eropa di Eropa dan Amerika Utara. Untuk setiap 10 persen peningkatan kadar vitamin D, ada penurunan 8 persen risiko terkena tekanan darah tinggi atau “hipertensi”.

Studi ini dipublikasikan secara online tanggal 25 Juni di Lancet Diabetes & Endocrinology.

“Mengingat biaya dan efek samping yang berhubungan dengan obat antihipertensi, potensi untuk mencegah atau mengurangi tekanan darah dan risiko hipertensi dengan vitamin D sangat menarik,” kata pemimpin studi ini, Elina Hypponen, seorang profesor dari University of South Australia.

Elina menambahkan bahwa temuan studi ini mengisyaratkan hubungan kausal dan hal tersebut belum dapat menjadi bukti kuat untuk menentukan hubungan antara kurangnya vitamin D dengan tingginya tekanan darah.

“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi bahwa kadar rendah vitamin D dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan mengkonsumsi suplemen vitamin D dapat mengurangi risiko tersebut,” kata Elina, seperti dilansir News Max Health (17/7/2014).

“Penelitian ini adalah “langkah penting” di dalam memahami bagaimana tingkat vitamin D dapat mempengaruhi perkembangan tekanan darah tinggi. Namun, masih banyak yang belum diketahui,” tulis Dr. Shoaib Afzal dan Dr. Borge Nordestgaard dari Copenhagen University Hospital dan University of Copenhagen di Denmark, di dalam suatu editorial.

Mereka mengatakan bahwa studi lebih lanjut dan uji klinis untuk membuktikan bahwa suplemen vitamin D dapat mencegah atau mengobati tekanan darah tinggi diperlukan sebelum pendekatan ini dapat direkomendasikan.

Referensi :

Karani S Vimaleswaran, Alana Cavadino et al. Association of vitamin D status with arterial blood pressure and hypertension risk: a mendelian randomisation study. The Lancet Diabetes & Endocrinology, June 2014 DOI: 10.1016/ S2213-8587(14)70113-5.