migrain
Ilustrasi. (Credit: Sasha Wolff, Flickr)

14 Cara Alami Mengatasi Migrain

Diposting pada

Bhataramedia.com – Pernahkah Anda mengalami migrain? Banyak dari kita pernah mengalami migrain dan sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Migrain adalah sakit kepala yang menyakitkan sering disertai dengan mual, muntah dan kepekaan terhadap cahaya.

Berikut ini adalah beberapa cara alami untuk mengatasi migrain yang mengganggu :

1. Akupunktur (Tusuk Jarum)

Jika Anda memiliki migrain, Anda mungkin akan mencoba apa saja untuk mencari bantuan. Pengobatan akupunktur bukanlah pengobatan konvensional, tetapi anda layak mempertimbangkannya dan berdiskusi dengan dokter Anda. Pada akupunktur, jarum kecil dimasukkan pada titik-titik tertentu di dalam tubuh. Penelitian kecil menunjukkan bahwa akupunktur dapat mengurangi rasa sakit migrain dan juga dapat mengurangi jumlah sakit kepala. Terapi komplementer seperti ini umumnya bekerja paling baik bersama dengan perawatan tradisional.

2. Biofeedback

Tubuh kita merespon rasa sakit dengan perubahan fisik seperti detak jantung lebih cepat, otot tegang, atau tangan dingin. Di dalam biofeedback, sensor mengukur perubahan ini dan kemudian memberikan informasi kepada Anda berupa lampu yang berkedip atau nada. Anda mempelajari teknik-teknik relaksasi untuk mengontrol keadaan fisik Anda. Penelitian telah menemukan bahwa biofeedback dapat mengurangi rasa sakit dan frekuensi migrain.

3. Terapi Pijat

Pengaruh pijat terhadap migrain belum diteliti secara mendalam, tetapi penelitian awal cukup menjanjikan. Studi tahun 2006 menemukan bahwa terapi pijat mengurangi jumlah sakit kepala yang dialami seseorang, meskipun tidak membantu dengan rasa sakit pada saat migrain mulai terjadi. Pijat juga dapat mengurangi stres, yang merupakan pemicu migrain paling umum.

4. Suplemen

Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi riboflavin (vitamin B2) dapat mengurangi frekuensi migrain, meskipun tampaknya tidak membantu dengan rasa sakit selama sakit kepala. Koenzim Q-10 juga dapat menyebabkan lebih sedikit terjadinya migrain pada orang dewasa dan anak-anak, meskipun biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk melihat manfaatnya. Sebelum mengambil suplemen, penting untuk berbicara dengan dokter Anda untuk memastikan suplemen tersebut tidak akan bereaksi buruk dengan obat lainnya.

5. Teknik relaksasi

OLeh karena migrain sering dipicu oleh stres, latihan relaksasi dapat membantu. Beberapa teknik relaksasi yang memiliki hasil yang baik termasuk pernapasan dalam dan relaksasi otot progresif, di mana Anda menegangkan dan mengendurkan otot-otot di berbagai bagian tubuh Anda. Melalui latihan, terapi relaksasi dapat menangkal respon stres tubuh dan menghentikan migrain sebelum dimulai.

6. Olahraga

Olahraga kardio secara teratur dapat membuat migrain lebih ringan atau jarang terjadi. Studi tahun 2011 dari Swedia telah menguji pengaruh olahraga terhadap migrain. Latihan kardio rutin (40 menit, tiga kali seminggu) bekerja sama baiknya dengan relaksasi atau obat di dalam mengurangi keparahan dan frekuensi migrain. Untuk olahraga yang tidak terlalu berat, pertimbangkan untuk menggunakan sepeda elips atau stasioner. Bicarakan dengan dokter sebelum mengganti terapi anda.

7. Manipulasi Tulang Belakang

Ada beberapa kontroversi mengenai apakah manipulasi tulang belakang dapat membantu mengatasi migrain. Namun suatu penelitian kecil telah membandingkan manipulasi tulang belakang terhadap pengobatan migrain yang sudah ada dan menemukan bahwa hal ini bekerja sama baiknya untuk mencegah migrain. Ada beberapa risiko yang terkait dengan manipulasi tulang belakang, sehingga diskusikan dengan dokter Anda sebelum mencobanya.

8. Terapi Bicara

Konseling untuk migrain? Ini mungkin terdengar sedikit mengejutkan. Namun, terapi perilaku kognitif, dengan jenis terapi bicara yang berfokus pada perubahan pola pikir dan tindakan, dapat membantu Anda mengalami lebih sedikit migrain. Ini tidak berarti bahwa Anda memiliki masalah emosional atau migrain yang Anda alami adalah khayalan. Terapi ini membantu seseorang untuk mengembangkan pendekatan baru terhadap situasi yang pada akhirnya dapat menyebabkan sakit kepala. Terapi ini bekerja dengan baik terutama bila dikombinasikan dengan obat-obatan untuk mencegah migrain.

9. Stimulasi Magnetik Transkranial

Stimulasi Magnetik Transkranial (SMT) menggunakan perangkat magnetik yang didekatkan dengan kulit kepala untuk mengirim gelombang magnetik yang tidak terasa menyakitkan ke otak. Meskipun SMT belum banyak tersedia, penelitian awal cukup menjanjikan. Pada orang yang memiliki migrain dengan gangguan aura atau visual, ketika SMT dilakukan selama fase aura, SMT dapat memperpendek waktu migrain dan mengurangi intensitasnya.

10. Perubahan Pola Diet

Beberapa orang menemukan bahwa makanan tertentu memicu migrain yang mereka Alami. Makanan pemicu tersebut termasuk alkohol, kafein, cokelat, makanan kaleng, daging olahan, keju tua, susu, MSG, dan aspartam. Melacak apa yang Anda makan dengan buku harian makanan dapat membantu Anda mengidentifikasi apa yang Anda makan sebelum migrain datang. Cobalah menghilangkan makanan ini satu per satu untuk melihat apakah itu mengurangi migrain Anda.

11. Pengobatan Herbal

Orang-orang telah banyak menggunakan cara herbal untuk mengobati sakit kepala selama berabad-abad dan beberapa orang menemukan bahwa pengobatan ini dapat membantu. Ramuan penurun demam dapat mengurangi rasa sakit, mual dan sensitivitas terhadap cahaya selama migrain dan membantu Anda mengalami sakit kepala yang lebih sedikit. Beberapa studi telah menemukan bahwa ramuan Butterbur efektif untuk mencegah migrain. Diskusikan obat herbal yang sedang Anda pertimbangkan dengan dokter untuk memastikan ramuan tersebut aman untuk Anda konsumsi.

12. Menekan Kepala

Banyak orang menemukan bahwa menerapkan tekanan lembut pada kepala, wajah dan leher selama migrain dapat membantu meringankan rasa sakit. Berikut adalah teknik yang patut Anda coba :

  • Tekan di bagian garis alis dan bawah mata.
  • Gosok pelipis dan rahang dengan gerakan melingkar.
  • Pijatlah pangkal tengkorak dengan bola tenis.

Berbagai jenis produsen produk pembungkus dan ikat kepala mengklaim dapat meringankan rasa sakit migrain. Oleh karena produk tersebut murah dan non-invasif, kemungkinan patut untuk dicoba.

13. Tidur

Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dan migrain sering berjalan beriringan, sehingga mengubah beberapa kebiasaan tidur Anda dapat membantu. Hal yang patut anda coba adalah :

  • Jangan membaca, menonton TV, atau mendengarkan musik di tempat tidur.
  • Jangan tidur siang.
  • Jangan makan di dalam waktu empat jam atau minum di dalam waktu dua jam sebelum tidur.
  • Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam, usahakan untuk tidur selama delapan jam di tempat tidur.

14. Kebiasaan Baik Melawan Migrain

Gaya hidup Anda dapat memiliki dampak besar pada seberapa sering Anda mendapatkan migrain. Tips berikut dapat membantu Anda :

  • Membuat catatan pribadi untuk melacak pemicu migrain Anda.
  • Jangan melewatkan makan.
  • Tetap terhidrasi.
  • Olahraga teratur.
  • Menjaga berat badan yang sehat.

Mengapa Mencoba Pengobatan Komplementer?

Terapi komplementer dapat menjadi pilihan yang baik jika Anda:

  • Tidak berkurang rasa sakitnya setelah meminum obat.
  • Mengalami kesulitan dengan efek samping .
  • Memiliki kondisi yang mencegah Anda untuk mengambil obat migrain
  • Tidak ingin minum obat

Seringkali, terapi komplementer bekerja dengan baik ketika digunakan bersama dengan pengobatan migrain konvensional. Pastikan Anda berbicara dengan dokter Anda mengenai semua perawatan yang Anda coba.