Bulan super yang tampak tanggal 19 Maret 2011.
Bulan super yang tampak tanggal 19 Maret 2011. (Photo : Christelle Callen)

Mengenal Fenomena Bulan Super atau Super Moon

Diposting pada

Bhataramedia.com – Pernahkah anda mendengar kata bulan super atau super moon? Kemudian apakah anda tahu apakah yang di maksud dengan bulan super? Mungkin beberapa dari kita telah mengetahui apa yang dinamakan bulan super. Yang dimaksud bulan super adalah posisi bulan yang berada sangat dekat dengan posisi bumi.

Bulan mempunyai rotasi yang berbentuk elips dan bukan lingkaran. Dengan bentuk rotasi yang semacam ini maka ada kalanya posisi bulan sangat dekat dengan matahari namun ada kalanya bulan sangat jauh dengan bumi. Pada bidang astronomi, ada istilah berupa apogee (titik terjauh bulan dengan bumi) dan perigee (titik terdekat bulan dengan bumi). Nah, pada saat perigee inilah terjadi fenomena yang disebut bulan super.

Istilah bulan super ini adalah istilah yang diberikan oleh para astrolog. Setelah anda tahu mengenai bulan super. Pernahkah anda bertanya apakah yang dimaksud dengan bulan? Untuk mengetahui lebih detail akan lebih bermanfaat jika kita mengetahui apa yang dinamakan dengan bulan. Bulan itu sendiri adalah suatu benda langit yang berasal dari tubrukan bumi dengan planet-planet kecil yang sering disebut dengan Theira. Tabrakan yang terjadi sekitar tiga milyar tahun yang lalu menghasilkan partikel debu yang sangat banyak. Partikel debu ini kemudian berkumpul dan mengorbit di sekeliling bumi. Debu yang berkumpul tadi menjadi bulan.

Berikut beberapa fakta mengenai bulan super yaitu :

  1. Istilah super moon untuk pertama kalinya dikemukakan oleh astrolog Richard Nolle pada tahun 1979.
  2. Istilah bulan super ini tidaklah diterima secara luas oleh para ilmuwan sebab fenomena ini bisa juga merupakan bulan purnama atau bulan baru.
  3. Setiap bulan selalu terjadi bulan purnama, namun hal ini belum bisa disebut bulan super. Mengapa demikian? Sebab saat terjadi bulan purnama setiap bulan, belum tentu bulan tersebut berada pada titik perigee. Nah, bulan super harus terjadi pada saat bulan purnama dan bulan berada pada posisi atau titik perigee.
  4. Saat terjadi super moon, bulan kelihatan lebih besar dan terang.
  5. Setiap tahun akan ada 4-6 kali fenomena bulan super.
  6. Pernahkah anda mendengar bahwa bulan super adalah awal datangnya bencana, seperti banjir, gempa bumi, angin topan, tsunami, dan badai. Apabila anda pernah mendengar hal itu ada baiknya jika anda perlu untuk melihat ulasan berikut ini. Menurut penelitian, bulan super tidak cukup mampu untuk mempengaruhi permukaan tanah atau gunung berapi yang ada di bumi. Bahkan, sampai saat ini para ilmuwan dari NASA belum menemukan hubungan langsung antara Supermoon dengan bencana alam di Bumi.
  7. Waktu terjadi bulan super, biasanya hampir selalu berdekatan dengan terjadinya bencana alam.
  8. Pengaruh kedekatan bulan terhadap bumi hanya mempengaruhi sedikit kondisi bumi. Pengaruhnya biasanya berupa gelombang air laut yang pasang akibat dari gaya tarik bulan yang semakin besar. Apabila kondisi alam juga mendukung seperti adanya angin yang besar maka air bisa saja meluap. Untuk itu sangat disarankan agar nelayan tidak perlu melaut terlebih dahulu. Biarkan kondisi stabil terlebih dahulu baru diperbolehkan pergi melaut.
  9. Bulan mengalami peningkatan aktivitas seismik dan gempa ketika terjadi fenomena bulan super.