Fosil gigi dakosaurus yang ditemukan di Chesil Beach di Dorset, Inggris.
Fosil gigi dakosaurus yang ditemukan di Chesil Beach di Dorset, Inggris. (Credit: Mark Young and Lorna Steel)

Penemuan Fosil Gigi Berukuran Besar Milik Buaya Prasejarah di Inggris

Diposting pada

Bhataramedia.com – Fosil gigi milik predator laut yang menakutkan telah dicatat sebagai fosil gigi yang terbesar dari jenisnya. Fosil gigi tersebut ditemukan di Inggris.

Tim paleontologis telah memverifikasi fosil gigi yang ditemukan di dekat Chesil Beach di Dorset. Fosil tersebut merupakan milik kerabat prasejarah buaya modern yang dikenal sebagai Dakosaurus maximus.

Fosil gigi yang ujungnya rusak tersebut memiliki panjang sekitar 5,5 cm.

Para peneliti dan kurator dari University of Edinburgh dan Natural History Museum di London mengidentifikasi fosil tersebut setelah dibeli dari lelang online oleh seorang kolektor fosil.

Para ilmuwan mengatakan bahwa lokasi fosil tersebut ditemukan tidak biasa. Biasanya fosil ditemukan di tepi pantai atau melalui penggalian. Namun, fosil tersebut ditemukan dan diambil dari dasar laut.

Fosil gigi tersebut telah diperiksa dan diidentifikasi oleh tim paleontologis Inggris dan ditempatkan ke dalam koleksi fosil Natural History Museum.

Dakosaurus maximus dapat tumbuh hingga panjang sekitar 4,5 meter. Hewan prasejarah ini berenang di laut dangkal yang menutupi Eropa sekitar 152 juta tahun yang lalu. Dakosaurus maximus merupakan anggota famili hewan laut yang dikenal sebagai Thalattosuchian, yang merupakan kerabat dari buaya modern.

Bentuk yang tidak biasa dari tengkorak dan gigi Dakosaurus maximus menunjukkan bahwa hewan prasejarah ini memiliki mangsa yang mirip dengan paus pembunuh modern. Rahangnya yang luas dan pendek digunakan untuk menelan ikan yang besar secara utuh dan menggigit potongan dari mangsa yang lebih besar.

Hasil dari penelitian ini diterbitkan di jurnal ilmiah Biology Historical.

“Mengingat ukurannya, Dakosaurus memiliki gigi yang sangat besar. Namun, Dakosaurus bukanlah predator puncak di masa itu. Dia berenang bersama reptil laut besar lainnya, sehingga membuat laut dangkal dari priode Late Jurassic sangat berbahaya,” kata Dr. Mark Young dari University of Edinburgh School of Biological Sciences, seperti dilansir Eurekalert (29/5/2104).

Referensi Jurnal :

Mark T. Young, Lorna Steel, Martin P. Rigby, Eliza A. Howlett, Sylvia Humphrey. Largest known specimen of the genus Dakosaurus (Metriorhynchidae: Geosaurini) from the Kimmeridge Clay Formation (Late Jurassic) of England, and an overview of Dakosaurus specimens discovered from this formation (including reworked specimens from the Wobu. Historical Biology, 2014; 1 DOI: 10.1080/08912963.2014.915822.