sel surya polimer
Sel surya polimer diproduksi menggunakan teknologi cetak “roll-to-roll” yang murah cetak, ditunjukkan di sini oleh profesor Olle Inganäs (kanan) dan Shimelis Admassie.( Credit: Stefan Jerrevång/Linkoping University)

Bhataramedia.com – Sel surya polimer dapat menjadi lebih murah dan dapat diandalkan berkat terobosan para ilmuwan di Linköping University dan Chinese Academy of Sciences (CAS). Temuan ini membahas mengenai bagaimana menghindari penggunaan fullerene yang mahal dan tidak stabil.

Sel surya polimer dalam beberapa tahun terakhir muncul sebagai alternatif dari sel surya silikon dengan biaya rendah. Dalam rangka untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi, fullerene biasanya diperlukan pada sel surya polimer untuk memisahkan pembawa muatan. Namun, fullerene tidak stabil di bawah pencahayaan dan membentuk kristal besar pada suhu tinggi.

Saat ini, tim ahli kimia yang dipimpin oleh Profesor Jianhui Hou di CAS, memecahkan rekor dunia baru untuk sel surya polimer bebas fullerene, dengan mengembangkan kombinasi yang unik dari polimer yang disebut PBDB-T dan molekul kecil yang disebut ITIC. Dengan kombinasi ini, energi matahari diubah dengan efisiensi 11%, nilai yang menyaingi sebagian besar sel surya dengan fullerene dan semua sel surya tanpa fullerene.

Feng Gao, bersama-sama dengan rekan-rekannya, Olle Inganäs dan Deping Qian di Linköping University, telah mengakarakterisasi spektroskopi yang hilang dari photovoltage (Voc), elemen kunci untuk sel surya dan mengusulkan pendekatan untuk lebih meningkatkan kinerja perangkat tersebut.

Dua kelompok penelitian tersebut saat ini mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal Advanced Materials.

“Kami Telah menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk mencapai efisiensi yang tinggi tanpa menggunakan fullerene, dan bahwa sel surya tersebut juga sangat stabil terhadap panas. Oleh karena sel surya bekerja di bawah radiasi matahari konstan, stabilitas termal yang baik sangat penting, kata Feng Gao,” seorang fisikawan di Departemen Fisika, Kimia dan Biologi, Linköping University.

“Kombinasi dari efisiensi tinggi dan stabilitas termal yang baik menunjukkan bahwa sel surya polimer, yang dapat dengan mudah diproduksi dengan menggunakan teknologi cetak “roll-to-roll” yang murah, saat ini telah selangkah lebih dekat untuk komersialisasi,” kata Feng Gao, seperti dilansir Linköping University (19/04/2016).

Referensi Jurnal :

Wenchao Zhao, Deping Qian, Shaoqing Zhang, Sunsun Li, Olle Inganäs, Feng Gao, Jianhui Hou. Fullerene-Free Polymer Solar Cells with over 11% Efficiency and Excellent Thermal Stability. Advanced Materials, 2016; DOI: 10.1002/adma.201600281.