nanopartikel magnetik ,besi oksida, biomedis
Skema sistem pengiriman obat berbasis nanopartikel magnetik : IONP yang berisi obat dipandu secara in vivo menuju situs tumor yang ditargetkan menggunakan medan magnet gradien tinggi.(Credit: Copyright Science and Technology of Advanced Materials)

Bhataramedia.com – Perkembangan terakhir dan penelitian yang berkaitan dengan nanopartikel besi oksida mengkonfirmasi potensinya di dalam aplikasi biomedis (misalnya pemberian obat tertarget) dan kebutuhan untuk studi lebih lanjut.

Besi oksida tersebar luas di alam dan dapat dengan mudah disintesis di laboratorium. Di antaranya, ada yang disebut hematit, nanopartikel magnetik yang memiliki sifat sangat menjanjikan untuk aplikasi biomedis.

Dilansir National Institute for Materials Science (15/03/2016), para peneliti di Cina dan Korea telah merangkum beberapa studi terbaru mengenai persiapan, struktur dan sifat magnetik dari iron oxide nanoparticles (IONPs) dan aplikasi yang sesuai. Rangkuman yang diterbitkan di jurnal Science dan Teknologi Advanced Material tersebut, menekankan bahwa ukuran, distribusi ukuran (proporsi relatif dari partikel berbeda ukuran pada sampel), bentuk dan sifat magnetik IONPs mempengaruhi lokasi dan mobilitas IONPs di tubuh manusia. Namun, memiliki kontrol penuh atas bentuk dan ukuran distribusi IONP magnetik masih menjadi tantangan.

Misalnya, IONP magnetik menjanjikan untuk dijadikan pembawa obat kanker yang menargetkan jaringan tertentu. Agar hal ini terjadi, IONP dilapisi dengan wadah atau tempat biokompatibel yang membawa obat tertentu. Jika IONP magnetik terlalu besar, kemungkinan akan dibersihkan dari aliran darah. Jadi, sangat penting untuk dapat mengontrol ukuran partikel-partikel ini. Para peneliti menemukan bahwa IONP dengan diameter mulai dari 10 hingga 100 nanometer, merupakan ukuran yang optimal untuk injeksi intravena dan dapat tetap berada di dalam aliran darah untuk periode waktu yang lama.

Muatan permukaan IONP juga penting untuk stabilitasnya dan bagaimana IONP berinteraksi dengan jaringan. Misalnya, sel-sel payudara menyerap IONP bermuatan positif lebih baik daripada yang bermuatan negatif. Pada saat yang sama, IONP bermuatan positif lebih cepat dibersihkan dari sirkulasi. IONP bermuatan negatif dan netral cenderung tetap lebih lama di dalam sirkulasi. Muatan permukaan IONP dapat dikontrol dengan menggunakan bahan yang tepat sebagai tempat atau wadahnya.

Aplikasi lain yang bisa mendapatkan keuntungan dari meningkatkan fungsi IONP magnetik termasuk pencitraan resonansi magnetik, hipertermia magnetik dan termoablasi (membunuh sel-sel kanker tertentu dengan panas) dan biosensing (mendeteksi interaksi molekul untuk diagnosis penyakit).

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi toksisitas IONP.

“Selanjutnya, tim peneliti akan fokus pada fabrikasi katalis IONP magnetik yang dapat didaur ulang dan merancang aplikasi biomedis multifungsi, yang melibatkan IONP magnetik, yang dapat memainkan peran ganda untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit,” kata Profesor Wei Wu dari Universitas Wuhan China.

Referensi Jurnal :

Wei Wu, Zhaohui Wu, Taekyung Yu, Changzhong Jiang, Woo-Sik Kim. Recent progress on magnetic iron oxide nanoparticles: synthesis, surface functional strategies and biomedical applications. Science and Technology of Advanced Materials, 2016; 16 (2): 023501 DOI: 10.1088/1468-6996/16/2/023501.

loading...