bayi, usia 6 bulan
Ilustrasi.

Bhataramedia.com –┬áMemasuki usianya yang setengah tahun, bayi Anda sudah mengalami berbagai perkembangan dan juga pertumbuhan. Salah satu pertumbuhan yang terlihat dengan jelas adalah penambahan berat badannya. Tinggi badan bayi Anda pun kini sudah bertambah beberapa centimeter. Kini bayi mungil Anda sudah bertambah besar.

Sedangkan untuk perkembangannya dapat dilihat dari kemampuan bayi Anda secara motorik. Baik itu kemampuan motorik kasar maupun motorik halus. Untuk kemampuan motorik kasarnya yaitu pada usia setengah tahun ini bayi Anda akan belajar untuk duduk sendiri tanpa bantuan topangan dari tangannya. Selain itu, ketika sedang dalam posisi tidur bayi Anda akan lebih bebas dalam bergerak. Karena kini ia sudah bisa memposisikan tubuhnya dalam posisi tengkurap maupun telentang secara berpindah-pindah. Perkembangannya motorik kasarnya ini akan membuat Anda senang, namun di sisi lain Anda harus lebih memperhatikan buah hati Anda. Hal ini karena di sisi lain kemampuan motorik kasarnya ini bisa juga membahayakan keselamatan dirinya. Misalnya saja terjatuh dari tempat tidur karena terlalu bebas bergerak saat tidur dan tidak dalam pengawasan Anda.

Mengenai kemampuan motorik halus, pada usia setengah tahun ini buah hati Anda akan tertarik pada benda-benda disekitarnya. Bahkan buah hati Anda akan belajar untuk memegang barang-barang tersebut dengan tangan mungilnya. Karenanya cobalah memberikan bayi Anda mainan yang aman dan mudah dipegang untuk melatih kemampuan motorik halusnya ini. Selain itu, jauhkan benda-benda tajam dan berbahaya disekitar bayi Anda agar keselamatan bayi Anda terjaga.

Selain kemampuan motorik kasar dan motorik halus, bayi yang berusia enam bulan juga mengalami perkembangan komunikasi. Walaupun perkembangan komunikasi pada bayi berusia enam bulan lebih terfokus pada komunikasi non verbal. Misalnya saja melalui ekpresi wajahnya yang tersenyum saat di ajak bermain, menatap orang-orang terdekat disekitarnya, mengulurkan tangan saat ingin digendong dan lain sebagainya. Hal ini bukan berarti komunikasi verbal tidak berkembang, namun tak sepesat perkembangan komunikasi non verbal. Komunikasi verbal bayi berusia enam bulan hanya berupa celotehan-coletahan kecil yang belum jelas maknanya. Oleh karena itu, orang tua harus lebih sering mengajak anak berkomunikasi secara verbal agar perkembangan komunikasi verbalnya juga meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here