Bhataramedia.com – Vaksin pneumokokus yang direkomendasikan untuk anak-anak ternyata tidak hanya mencegah penyakit dan kematian, tetapi juga telah secara dramatis mengurangi infeksi resisten antibiotik berat. Hal ini berdasarkan penelitian berskala nasional yang disajikan di IDWeek 2014 ™. Infeksi pneumokokus, yaitu infeksi yang dapat menyebabkan infeksi telinga, pneumonia dan meningitis, adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan kematian.

PCV13 (13-valent pneumococcal conjugate vaccine), pertama kalinya tersedia pada tahun 2010 (menggantikan 7-valent pneumococcal conjugate vaccine, PCV7), mampu mengurangi kasus penyakit pneumokokus invasif resisten antibiotik sebesar 62 persen pada tahun 2009-2013 di antara anak-anak di bawah lima tahun.

Penelitian ini adalah laporan pertama kalinya dari efektivitas PCV13 untuk memerangi infeksi resisten antibiotik, yaitu vaksinasi yang dianjurkan untuk anak berusia di bawah lima tahun. Tiga perempat dari negara bagian memerlukan vaksin tersebut untuk didistribusikan ke tempat penitipan anak, dan 85 persen dari anak-anak AS telah menerima empat dosis yang telah direkomendasikan.

“Kami berisiko hidup dalam dunia pasca antibiotik, di mana obat ajaib (vaksin) ini tidak lagi bekerja, meskipun demikian vaksin ini adalah bagian dari solusi untuk melindungi diri dari ancaman resistensi antibiotik,” kata pemimpin peneliti, Sara Tomczyk, PHN , MSc, petugas epidemic intelligence service (EIS) untuk Respiratory Diseases Branch, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Atlanta. “Vaksin ini tidak hanya mencegah infeksi pneumokokus, tetapi juga mencegah infeksi resisten antibiotik lainnya, yang berarti lebih sedikit antibiotik yang diresepkan.” Tambahnya seperti dilansir EurekaAlert! (10/10/2014).

U.S. government’s Healthy People 2020 menetapkan tujuan pengurangan penyakit pneumokokus invasif resisten antimikroba sebanyak 9,3-6 kasus per 100.000 anak.

Dalam menganalisis data untuk penelitian ini, tim peneliti menyadari bahwa tujuan tersebut telah dipenuhi sembilan tahun lebih awal karena efektivitas vaksin pneumokokus. Saat ini, angkanya hanya 3,5 kasus per 100.000 anak.

PCV13 diberikan kepada anak-anak dalam empat dosis, yaitu pada usia 2, 4, 6 dan 12 sampai 15 bulan.

“Studi ini mengumpulkan data yang mewakili sekitar 10 persen dari Amerika Serikat, yang dianggap menggambarkan keadaan negara secara keseluruhan,” kata Tomczyk.

PCV13 efektif terhadap 13 strain bakteri pneumokokus, sementara itu PCV7 efektif terhadap tujuh. Satu dosis PCV13 juga direkomendasikan untuk semua orang dewasa usia 65 dan lebih tua, diikuti dengan dosis vaksin polisakarida pneumokokus (PPSV23) pada enam sampai 12 bulan kemudian. Selain itu, satu dosis PCV13 dianjurkan untuk orang dewasa usia 19 tahun dan lebih tua dengan kanker tertentu, gagal ginjal dan HIV, diikuti oleh dosis PPSV23.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here