Bhataramedia.com – Wanita dengan diet dan gaya hidup sehat kemungkinan memiliki pengurangan risiko untuk stroke sebanyak lebih dari setengah. Hal ini berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada 8 Oktober 2014, edisi online Neurology ®, jurnal medis dari American Academy of Neurology.

Penelitian ini mengamati lima faktor yang membentuk gaya hidup sehat, yaitu diet sehat; konsumsi alkohol moderat; tidak pernah merokok; aktif secara fisik; dan indeks massa tubuh yang sehat (BMI). Dibandingkan dengan perempuan dengan tidak memiliki lima faktor yang sehat tersebut, wanita dengan lima faktor sehat ternyata memiliki risiko 54 persen lebih rendah untuk mengidap stroke.

“Karena konsekuensi stroke biasanya menghancurkan dan tidak dapat bersifat balik, maka pencegahannya sangat penting,” kata penulis studi, Susanna Larsson C., PhD, dari Karolinska Instituet di Stockholm, Swedia, seperti dirilis laman Newswise (2/10/2014)

“Hasil ini menarik karena menunjukkan bahwa diet dan gaya hidup yang sehat secara substansial dapat mengurangi risiko stroke, dan setiap orang dapat membuat pilihan gaya hidupnya sendiri atau bahkan membuatnya jauh lebih berkualitas dari berbagi pilihan yang telah ada.”

Untuk penelitian ini, 31.696 wanita Swedia dengan usia rata-rata sekitar 60 tahun diminta untuk menyelesaikan kuesioner 350 item tentang diet dan gaya hidup mereka. Selanjutnya, mereka diamati selama rata-rata 10 tahun. Diet sehat didefinisikan sebagai lebih dari 50 persen nilai makanan yang direkomendasikan yaitu melalui penilaian seberapa sering para peserta mengkonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak. Sedangkan konsumsi alkohol moderat didefinisikan sebagai 3-9 minuman per minggu. Aktif secara fisik didefinisikan sebagai berjalan atau bersepeda setidaknya 40 menit sehari bersamaan dengan lebih giat berolahraga setidaknya satu jam per minggu. BMI sehat dianggap di bawah 25.

Sebagian besar wanita tersebut hanya memiliki dua atau tiga faktor yang sehat. Hanya 589 perempuan yang memiliki semua faktor sehat, dan 1.535 lainnya tidak memilikinya.

Sebanyak 1.554 peserta penelitian mengidap stroke. Risiko stroke terus menurun dengan adanya setiap faktor gaya hidup sehat tambahan.

Wanita yang memiliki diet sehat adalah 13 persen lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki jenis stroke yang disebut infark serebri dibandingkan mereka yang diet melakukan tidak sehat. Wanita dengan diet yang lebih sehat memiliki laju stroke sebanyak 28 per 10.000 perempuan per tahun dibandingkan dengan 43 stroke per 10.000 perempuan per tahun di antara mereka dengan diet yang kurang sehat.

Infark serebri adalah penyebab paling umum dari stroke, tercatat meliputi 80 hingga 85 persen dari semua stroke. Infark serebral disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah sehingga mencegah darah dan oksigen menuju ke area otak.

Tidak ada hubungan antara faktor-faktor yang sehat dan risiko stroke hemoragik. Stroke hemoragik, yang disebabkan oleh pendarahan di dalam dan sekitar otak, menyumbang sekitar 15 sampai 20 persen dari semua stroke.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here