anemon, laut dalam
Anemon laut dalam yang memiliki selera makan besar.(Credit: The National Oceanography Centre)

Bhataramedia.com –┬áTim ilmuwan dari National Oceanography Centre (NOC), telah menemukan spesies anemon laut dalam (abyssal) yang memiliki selera makan yang sangat besar.

Hasil fotografi dari dasar laut menunjukkan bahwa jenis anemon tersebut dapat memakan hewan hingga enam kali beratnya dan bergerak di sekitar dasar laut dengan menggali. Penulis utama studi ini, Jennifer Durden, seorang mahasiswa PhD di NOC, menjelaskan bahwa makanan dari anemon tersebut dapat membutuhkan waktu hingga 80 jam untuk dicerna. Abyssal adalah istilah yang diberikan untuk setiap area dasar laut di bawah 3000 meter dari permukaan laut.

Dilansir National Oceanography Centre (02/07/2015), Jennifer mengatakan: “Mencari tahu hal-hal baru mengenai anemon ini benar-benar menarik! Anemon ini ditemukan lebih dari 15 tahun yang lalu, tetapi kami tidak tahu apa makanannya, maupun caranya bergerak. Kami juga tidak tahu bahwa anemon tersebut merupakan organisme yang paling banyak di lokasi tersebut, jumlahnya sekitar setengah dari organisme yang ada di sana. Pengamatan ini sangat penting untuk memahami kehidupan di Bumi, karena dasar laut abyssal membuat lebih dari 50% permukaan planet. Hal ini tidak akan mungkin terjadi tanpa teknologi dan komitmen pengamatan laut jangka panjang yang dilakukan NOC.”

Kombinasi foto yang diambil dari robot penyelam milik Inggris, Autosub6000 dan fotografi dasar laut membuat Jennifer dapat menghitung dan mengamati perilaku hewan tersebut, dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.

Dr. Henry Ruhl, peneliti utama penelitian mengatakan : “Penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi yang dikembangkan di NOC memungkinkan kita untuk terus belajar hal-hal dasar mengenai salah satu lokasi penelitian laut dalam.”

Penemuan ini dilakukan di Porcupine abyssal Plain (PAP) dengan kedalaman sekitar 5000 meter. Observatorium NOC yang ada di lokasi ini telah menjadi memfokuskan pada cakupan penelitian yang luas selama lebih dari 25 tahun. Hal ini membuatnya menjadi salah satu program program program pengamatan ekologi laut terpanjang secara global.

Foto-foto ini diambil sebagai bagian dari proyek Autonomous Ecological Surveying, yang didanai oleh Natural Environmental Research Council (NERC). Proyek ini bertujuan untuk memahami distribusi spasial hewan abyssal, serta peran penting mereka pada ekosistem laut dalam. Proyek ini menciptakan peta dasar laut yang terdiri dari foto-foto yang disatukan secara bersama-sama. Tim ilmuwan di NOC masih menganalisa foto-foto ini, jadi ada lebih banyak penemuan yang belum muncul.

Penelitian yang sedang berlangsung di lokasi PAP didanai oleh NERC National Capability.

Referensi Jurnal :

Jennifer M. Durden, Brian J. Bett, Henry A. Ruhl. The hemisessile lifestyle and feeding strategies of Iosactis vagabunda (Actiniaria, Iosactiidae), a dominant megafaunal species of the Porcupine Abyssal Plain. Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers, 2015; 102: 72 DOI: 10.1016/j.dsr.2015.04.010.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here