ujian, program profesi, UNPAD
Peserta SMUP Profesi Akutansi sedang mengikuti ujian tulis di gedung baru Fakultas Farmasi Unpad Jatinangor.

Bhataramedia.com – Hari Sabtu (27/6/2015) kemarin ada sebanyak 233 peserta mengikuti ujian Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) khusus Program Profesi di Unpad kampus Jatinangor. Jumlah tersebut terdiri dari 197 peserta Profesi Apoteker dan 36 peserta Profesi Akuntansi.

Koordinasi SMUP, Denie Heriyadi dalam pernyataannya seperti yang dilansir dari situs UNPAD, mengatakan, “Kita ingin menjaring calon-calon mahasiswa profesi apoteker dan akuntansi yang memiliki kualifikasi baik, yang diharapkan mereka ini akan mampu menjalani pendidikannya tepat waktu dengan hasil yang baik,” katanya.

Lebih lanjut Dr. Denie mengatakan, dengan pelaksanaan ujian ini, diharapkan akan terjaring para peserta yang memiliki kemampuan dasar memadai.

Adapun tes dilaksanakan di Gedung D6 Dekanat Farmasi untuk peserta Profesi Apoteker, dan Gedung Dekanat Baru Farmasi (depan Rektorat) untuk peserta Profesi Akuntansi.

Materi ujian kali ini meliputi Tes Kemampuan Belajar Advance (TKBA) dengan penyelenggara dari tim Fakultas Psikologi Unpad, Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dengan penyelnggara tim dari Fakultas Ilmu Budaya Unpad, serta wawancara dan tes pengetahuan kefarmasian/akuntansi.

Khusus untuk peserta Profesi Akuntansi, wawancara dan tes pengetahuan akuntansi telah dilaksanakan Minggu (28/06/2015) bdi Gedung Knowledge Center (Pertamina) Lantai 3 Jalan Dipati Ukur No.35 Bandung. Sementara untuk peserta Profesi Apoteker semua ujian dilaksanakan Senin (29/06/2015).

“Pelaksanaan (tahun ini) relatif sama (dengan tahun lalu). Tidak ada yang berbeda. Termasuk tempat pelaksanaannya,” ungkap Denie.

Denie pun mengimbau untuk tidak percaya pada pihak tidak bertanggung jawab yang mengharuskan mereka membayar uang tertentu agar mereka bisa diterima menjadi mahasiswa Unpad.

“Tahun-tahun lalu itu ada orang-orang tertentu yang menawarkan bahwa dia bisa memasukkan orang, bisa diterima dengan harus membayar uang sekian rupiah. Tidak menutup kemungkinan tahun sekarang pun ada tawaran-tawaran semacam itu. Itu harus diabaikan,” tutur Dr. Denie, seperti dilansir situs resmi UNPAD (27/06/2015).

Denie pun menegaskan, jika ada biaya yang harus dibayarkan oleh para peserta, akan diumumkan secara resmi juga ada pemberitahuan dari fakultas. Jika tidak, maka abaikan.

“Tes ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik, dan dapat terjaring calon-calon mahasiswa profesi yang qualified di bidangnya,” harap Denie.

Sementara itu, mengenai hasil SMUP Program Profesi ini akan diumumkan secara online di http://pengumuman.unpad.ac.id pada Jumat, 10 Juli 2015 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here