sashimi
Sashimi.

Bhataramedia.com – Ada banyak hal perbedaan budaya saat makan, khusus untuk orang Indonesia dengan orang Jepang. Dari dua bangsa yang masih dalam satu kawasan Asia ini memiliki perbedaan yang mencolok.

Jepang dan Indonesia jika dilihat dari sejarah, sebenarnya sama-sama baru bangkit dari keterpurukan pada tahun 1945. Dimana Indonesia merdeka, dan Jepang menerima kekalahan perang melawan sekutu.

Namun, selang 50 tahun berlalu. Ternyata bangsa Jepang jauh lebih unggul dibandingkan Indonesia. Jepang sudah lebih dahulu menyalip kemajuan, khususnya di bidang teknologi, dan sumber daya manusianya. Mungkin disebabkan dari pola makanannya yang berbeda.

Mau tahu, bagaimana perbedaan kebudayaan orang Jepang dengan orang Indonesia dilihat dari makanannya, simak ulasannya berikut ini.

Tidak Menunggu Kenyang

Makan makanan berlebih memang membuat perut kenyang, itulah yang biasa kita orang Indonesia lakukan. Berbeda dengan orang Jepang, mereka mempunyai prinsip “hara hachi bu” yang artinya “makanlah sampai perutmu penuh 8/10 bagian”. Makan dengan perlahan juga akan membuat makanan lebih mudah dicerna. Kebiasaan inilah yang membuat orang Jepang langsing dan sehat.

Bagaimana dengan kondisi di Indonesia. Ya, jika belum nambah dua piring, maka bakal ambil tiga piring, sebelum perut benar-benar penuh dengan makanan.

Selalu Konsumsi Ikan

Ingin memiliki kulit yang berkilau tanpa bantuan bahan kimia? Konsumsi banyak ikan. Seperti orang Jepang, mereka makan ikan 100 gram sehari. Dalam ikan sangat tinggi kandungan asam lemak omega 3, yang merupakan lemak sehat untuk kesehatan otak dan jantung kita.

Berbeda dengan Indonesia, makan ikan seringkali enek dengan bau amisnya. Padahal, semakin amis ikan, itu pertanda protein yang terkandung dalam ikan sangat tinggi dan baik untuk perkembangan otak kita.

Cinta Sayuran

Orang Jepang terkenal dengan pekerja keras dan selalu menjaga kesehatan, tapi mereka selalu menerapkan pola hidup yang seimbang untuk selalu hidup sehat. Mereka mengimbanginya dengan banyak mengkonsumsi sayuran.

Hampir dalam seluruh menu makanan Jepang pasti menyisipkan sayuran di dalamnya. Mereka juga selalu menyempatkan waktu untuk beristirahat, tidak membuang-buang waktu untuk sekedar bermain setelah seharian beraktivitas. Itulah sebabnya orang Jepang memiliki indeks kesehatan terbaik di dunia.

Orang-orang lebih sering makan-makanan yang berlemak, seperti santan, mie instan, dan lain sebagainya. Kita lebih senang dengan makanan yang “murah” dan bisa cepat kenyang tanpa peduli makanan tersebut bergizi tinggi atau tidak.

Makan ‘Bakteri’ dan Tofu

Bakteri ada yang memiliki manfaat positif untuk kesehatan pencernaan. Salah satunya yang paling mudah ditemui adalah bakteri yang terdapat di yogurt dan acar. Tofu juga baik untuk kesehatan karena mengandung isoflavon tinggi yang baik untuk hormon dan terhindar dari penyakit osteoporosis saat wanita memasuki masa menopause. Maka dari itu, orang Jepang sangat menyukai yogurt, acar dan tofu sebagai menu tambahan makan siang.

Orang Indonesia saat ini masih belum memperdulikan makanan-makanan sejenis ini, banyak yang masih meragukan khasiat yogurt ini. Padahal, sangat baik untuk membantu kesehatan pencernaan kita.

Nah itulah beberapa kebudayaan orang-orang Jepang dengan Indonesia, soal makanan. Jadi, jika kita mau menyusul kepintaran bangsa Jepang, terlebih dahulu kita samakan dalam budaya saat makan, mau coba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here