galau, sedih, kecewa, gundah gulana, murung
Ilustrasi.

Bhataramedia.com – Ritual hubungan putus nyambung agaknya untuk zaman sekarang adalah hal yang membosankan. Sebentar-sebentar putus, besoknya minta maaf dan balikan.

Ada masalah sedikit langsung bilang putus, sebentar kemudian baikan dan jadian lagi. Kemarin mesra bersama dan di-posting ke sosmed, kemudian besoknya putus lagi, seminggu kemudian balikan.

Ada beberapa pasangan yang menjalani hubungan putus-nyambung. Tanpa disadari, hubungan bertahun-tahun hanya diisi dengan putus-nyambung.

Mungkin ini sepele, tetapi tidak akan menjadi hal yang sepele, jika sudah masuk perkara perceraian nanti.

Untuk menghindari hal yang seperti itu, mari ikuti tips dari kami.

Pikirkan Masa Depanmu

Pikirkan baik-baik tentang hubunganmu dan masa depanmu. Mungkin saja sebenarnya kamu sudah tidak cocok lagi dengan pasangan.

Namun karena kesepian atau terbiasa bersama membuat kalian balikan lagi, dan lagi. Jika hubungan seperti ini dijalani dalam jangka waktu yang lama, hal ini tidak akan masuk ke arah yang serius.

Putus dengan tegas

Saatnya untuk memutuskan yang benar-benar putus. Ketika ingin mengatakannya, yakinkan dirimu bahwa ini terakhir kalinya kamu mengajak putus dan nggak ada kata balikan setelahnya. Kemudian, ucapkan dengan tegas. Bukan dengan nada marah, melainkan jangan mengatakannya dengan menggantung.

Jangan mengucapkan “putus” dengan nada yang mengesankan mengajak balikan dan sebagainya. Pokoknya putus. Titik.

Jaga Jarak

Terakhir, setelah putus darinya, segera buat jarak antara kalian. Ini dimaksudkan agar kamu nggak tergoda lagi dengan ajakan balikan darinya.
Mungkin saja dia masih menganggap bahwa kamu dapat diajak pacaran lagi dengan mudahnya seperti hubungan kemarin. Oleh karena itu, jaga jarak dengan mantan agar hubungan putus-nyambung dapat benar-benar berakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here