Beranda Education Ini 4 Alasan Kenapa Ibu Harus Jadi Guru Bagi Anaknya

Ini 4 Alasan Kenapa Ibu Harus Jadi Guru Bagi Anaknya

1696
ibu dan anak
Ilustrasi.
ibu dan anak
Ilustrasi.

Bhataramedia.com – Bagi kehidupan suatu keluarga, ayah dan ibu haruslah saling membangun dalam sebuah keluarga. Posisi secara umum, ayah pergi ke kantor dan ibu tinggal di rumah mengurusi semua keutuhan di dalam rumah. Bukan hanya perabotan rumah tangga, bersih-bersih, dan memasak. Tetapi juga seorang ibu rumah tangga musti menjadi guru bagi anak-anaknya saat di rumah. Mengapa harus seperti itu?
Ini empat alasan, mengapa seorang ibu musti menjadi guru untuk anak-anaknya saat berada di rumah.

Ibu adalah sebagai contoh panutan

Anak saat berada di dalam rumah akan lebih sering melihat ibunya dibandingkan ayahnya. Hal ini yang akan membuat posisi ibu akan lebih menonjol dibandingkan ayahnya. Maka dari itulah, sebagai ibu, harus memberikan contoh-contoh perilaku yang baik bagi anaknya. Sebab, perilaku yang dicontohkan oleh seorang ibu di rumah akan ditiru oleh anaknya.

Maka dari itulah ibu musti pintar, bahwa posisinya saat di dalam rumah akan menjadi guru, pelatih, untuk anaknya ketika menemui kesulitan-kesulitan dalam belajar saat ia berada di sekolah.

Anak butuh bantuan dan bimbingan

Seringkali anak menemui kesulitan-kesulitan dalam belajar, mulai dari sekolah hingga tempat bimbingan belajarnya yang seringkali belum juga mendapatkan pemahaman dari materi yang ia dapatkan.

Kehadiran ibu di rumah, anak menjadi berharap bahwa ibunya akan menolongnya untuk kembali belajar dan membantunya menyelesaikan tugas dari sekolah. Maka dari itulah, anak-anak akan sangat bergantung ada ibunya dalam mengerjakan tugas yang ia dapatkan dari sekolah.

Penyeimbang bisikan negatif dari lingkungan

Teman bergaul anak sudah jelas sangatlah luas. Lingkungan pergaulan anak tidak akan selamanya positif. Akan ada teman-teman yang berlaku kurang baik, dan akan mempengaruhi perilaku sang anak di rumah.

Maka dari itulah posisi ibu di rumah harus memahami betul bahwa anak sejatinya perlu penetralisir pengetahuan tentang pergaulan sehari-hari, jangan sampai, ibu sebagai orang tua yang memahami betul karakter anak kecolongan, anaknya yang berubah menjadi sosok yang begitu pembangkang, nakal dan lain sebagainya.

Membimbing minat dan bakat anak

Ibu sebagai orang tua kandung pasti memahami, bagaimana bakat dan minat anak saat mulai muncul di dalam diri anak tersebut. Pada saat itulah peran ibu sebagai guru harus ditonjolkan pada anak, karena anak butuh bimbingan bagaimana ia dapat mengembangkan bakatnya di bidang tertentu.

Maka dari itulah, sebagai ibu, di dalam rumah musti siap bagaimana anaknya sudah menunjukkan perkembangannya dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here