Bhataramedia.com –┬áButuh alasan lain untuk bangun dari sofa dan bergerak? Penelitian baru menunjukkan bahwa mengurangi duduk dapat memperlambat proses penuaan dan membuat anda hidup lebih lama.

Para peneliti mengacu pada studi sebelumnya yang telah menemukan bahwa semakin banyak jam yang dihabiskan orang untuk duduk, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengembangkan diabetes, penyakit jantung dan kondisi lainnya, sehingga berpotensi untuk meninggal secara prematur, bahkan jika mereka berolahraga secara teratur.

Hal paling mencolok dari studi terbaru yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine oleh para ilmuwan di Swedia, adalah mengenai jumlah waktu yang dihabiskan orang duduk dapat merubah apa yang disebut dengan “telomer”. Telomer adalah bagian kecil di ujung untai DNA yang meemendek seiring penuaan sel.

Obesitas, penyakit dan kondisi lainnya dapat mempercepat proses pemendekan tersebut, sehingga menyebabkan sel-sel menua lebih cepat. Sementara itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dapat mempertahankan panjang telomer, sehingga dapat menunda penuaan sel.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa telomer di dalam relawan yang duduk paling sedikit telah memanjang selama penelitian. Sel-sel mereka secara fisiologis tampak lebih muda.

Studi baru kedua yang dipimpin oleh Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, La., membandingkan data dari laki-laki dan wanita yang banyak berdiri setiap harinya selama satu dekade atau lebih dengan catatan kematian, untuk melihat apakah orang-orang yang lebih banyak berdiri meninggal di usia muda.

Hasil penelitian kedua yang dipublikasikan di jurnal Medicine & Science in Sports and Exercise, menemukan bahwa tingkat kematian menurun pada saat seseorang berdiri lebih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here