Bhataramedia.com – ITS kembali menggelar pertandingan olahraga air Dragon Boat pada Minggu (10/05). Dragon boat atau perahu naga merupakan salah satu jenis perahu yang berukuran cukup panjang dan terdapat kepala naga di kedua ujung perahu ini. Perahu naga ini dikemudikan dengan cara mendayungnya. Butuh beberapa orang untuk mendayung perahu naga ini. Kekompakan dan kerja sama tim dibutuhkan untuk mendayung perahu ini dengan cepat. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama dari pertandingan Dragon Boat yang berlokasi di Kali Mas Surabaya. Tak heran bila sebanyak dua puluh enam tim dari kalangan pelajar dan mahasiswa berpartisipasi dalam pertandingan ini. Tak hanya tim putra saja yang unjuk kemampuan, namun tim putri pun tak mau kalah menunjukkan kemampuannya.

Pertandingan ini pun sudah berskala nasional, hal ini seperti diungkapkan oleh Prasetyo Adi Wibowo selaku Kordinator Lomba Dragon Boat. “Kali ini ruang lingkup nasional kita bukan nasional se-Pulau Jawa lagi, melainkan se-Indonesia. Karena kita gencarkan publikasi keluar sana,” tutur Adi, seperti dikutip dari website resmi ITS (10/05/2015). Peserta dari provinsi Kalimantan Selatan yakni tim dari Pelajar Tanah Bumbu Kalimantan Selatan menjadi bukti pertandingan Dragon Boat yang diadakan oleh ITS ini sudah berskala nasional.

Pertandingan ini pun bisa menjadi salah satu batu loncatan bagi para peserta yang berminat menekuni bidang olahraga profesional, yakni dengan menjadi atlet dayung profesional. Hal ini karena pertandingan ini dinilai langsung oleh Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Cabang Surabaya. “Kita ingin menumbuhkan bibit atlet yang terwadahi dan dikembangkan oleh Dispora. Tim-tim ini akan kita rekomendasikan ke Dispora untuk bisa mewakili regionnya masing-masing,” kata Adi. Jadi para peserta yang tampil baik dan berbakat dalam pertandingan ini bisa direkomendasikan untuk dibina menjadi atlet dayung profesional.

Sementara itu, mengenai sistem pertandingan Adi menuturkan bahwa sistem tanding ulang adalah sistem yang digunakan dalam pertandingan Dragon Boat ini. “Dengansistemtandingulanginitiappesertamemilikikesempatan minimal dua kali tandingdengantim yang berbeda,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here