Bhataramedia.com – Kamis (30/04) UGM menyelenggarakan konferensi Asian-African Forum: Commemorating the 60 th Anniversary of 1955 Asian African Conference. Acara ini bertempat di Balai Senat Universitas Gadjah Mada. Acara ini sendiri diselenggarakan dengan tujuan untuk membangun dan mengembangkan hubungan bilateral serta kerja sama dengan negara-negara peserta KAA dalam berbagai bidang.

Berbagai jenis bidang kerja sama yang dapat dijalani oleh negara-negara peserta KAA yang terletak di benua Asia dan Afrika antara lain seperti kerja sama dibidang pendidikan, ekonomi, budaya. Selain itu, negara-negara peserta KAA juga dapat membangun kerja sama untuk menumpas kemiskinan dan terorisme.

UGM sebagai pihak yang secara inisiatif menyelenggarakan acara ini akan menindaklanjuti kerja sama dibidang pendidikan. “Kita akan menindaklanjuti beberapa kesepakatan yang dihasilkan pada konferensi Asi Afrika terutama untuk pendidikan,” kata Rektor UGM, Prof. Dr. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., seperti dikutip dari halaman website resmi UGM (30/04/2015).

Oleh karena itu, sebagai bentuk keseriusan dalam membangun hubungan kerja sama dalam bidang pendidikan dengan negara-negara peserta KAA ini, Dwikora mengungkapkan bahwa UGM akan menyelenggarakan acara festival pendidikan dan kebudayaan masyarakat Asia dan Afrika. Adapun pelaksanaan dari acara festival ini akan diselenggarakan pada kesempatan perayaan peringatan KAA tahun depan, yakni tepat di bulan April 2015. Dan kampus UGM didaulat akan menjadi tempat diselenggarakannya acara festival ini. “Festival ini kita akan libatkan partisipasi beberapa negara,” kata Dwikora singkat.

Lebih lanjut, Dwikora mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk mewujudkan kerja sama dibidang pendidikan UGM akan melaksanakan berbagai program yang mendukung kerja sama ini. Misalnya saja seperti program pertukaran mahasiswa asing, program penelitian dan riset bersama dengan universitas asing negara peserta KAA dan program pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Drs. Sulastro Simbolon, M.A., selaku Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa acara forum yang diselenggarakan oleh UGM ini mendapatkan pujian dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. “Kolaborasi dalam kerja sama ekonomi, teknologi dan budaya dan kepemimpinan sangat relevan untuk negara Asia dan Afrika,” tutur Sulastro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here