Bhataramedia.com – Penelitian baru telah membawa kita lebih dekat untuk dapat memahami manfaat kesehatan dari kopi.

Para peneliti dari Monash, bekerja sama dengan perusahaan kopi Italia kopi Illycaffè, telah melakukan penelitian paling komprehensif mengenai bagaimana radikal bebas dan antioksidan berperilaku selama setiap tahap proses pembuatan kopi, dari kopi utuh hingga ke minuman kopi.

Tim peneliti mengamati perilaku radikal bebas (molekul tidak stabil yang mencari elektron untuk stabilitas dan diketahui menyebabkan kerusakan sel dan DNA di dalam tubuh manusia) di dalam proses pembuatan kopi. Untuk pertama kalinya mereka menemukan bahwa di dalam kondisi tertentu, kopi dapat bertindak sebagai antioksidan, senyawa yang ditemukan di dalam makanan yang membantu menstabilkan radikal bebas.

Temuan yang dipublikasikan di PLoS ONE tersebut, akan mengarah pada pemahaman yang lebih di dalam proses pembuatan kopi, serta manfaat kesehatan potensial dari kopi.

Kepala kimia dari Illycaffè, Dr. Luciano Navarini, mendekati fisikawan Monash, Dr. Gordon Troup, School of Physics and Astronomy dan timnya pada tahun 2012 untuk melakukan penelitian dengan menggunakan Spektroskopi EPR (Electron paramagnetik Resonance) yang canggih.

“Dr. Troup adalah salah satu ilmuwan pertama yang menemukan radikal bebas di dalam kopi pada tahun 1988, sehingga masuk akal bagi Illycaffè untuk secara aktif berkolaborasi dengan Dr. Troup dan timnya, untuk penelitian mengenai perilaku radikal bebas dan antioksidan di dalam kopi,” kata Dr. Navarini.

“Tujuan yang paling penting dari penelitian ini adalah untuk lebih memahami perkembangan radikal bebas stabil selama proses pemanggangan dan kemungkinan pengaruh yang diberikan oleh radikal yang berkembang pada sifat antioksidan kopi. Kami juga ingin membuktikan kemungkinan unsur-unsur di dalam kopi sebagai sumber aktivitas antioksidan,” lanjut Dr. Navarini.

Dr. Troup bekerja dengan tim peneliti termasuk alumnus Monash, Dr. Simon Drew dari Universitas Melbourne, yang melakukan spektroskopi di University of Melbourne.

“Penelitian kami mempelajari biji kopi Arabika itu sendiri dan apa yang terjadi pada sifat radikal bebas dan antioksidan selama proses pembuatan kopi,” kata Dr. Troup.

“Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat kesehatan potensial dari kopi, serta pengetahuan yang lebih di dalam proses pemanggangan, yanng pada akhirnya mengarah ke cangkir kopi dengan kualitas tertinggi.,” pungkas Dr. Troup, seperti dilansir Monash University (01/05/2015).

Referensi :

Gordon J. Troup, Luciano Navarini, Furio Suggi Liverani, Simon C. Drew. Stable Radical Content and Anti-Radical Activity of Roasted Arabica Coffee: From In-Tact Bean to Coffee Brew. PLOS ONE, 2015; 10 (4): e0122834 DOI: 10.1371/journal.pone.0122834.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here