Bhataramedia.com – Para peneliti di University of Manchester telah membuat terobosan signifikan di dalam pengembangan jalur sintetis yang akan memungkinkan biosintesis terbarukan dari gas propana. Penelitian ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan untuk mengembangkan biofuel generasi berikutnya.

Studi ini memberikan wawasan dan pemahaman baru mengenai pengembangan biofuel generasi berikutnya. Di dalam studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Biotechnology for Biofuels, para ilmuwan di University Manchester Institute of Biotechnology (MIB), bekerja sama dengan rekan-rekan di Imperial College dan University of Turku, telah menciptakan jalur sintetis untuk biosintesis dari gas propana. Pekerjaan mereka membawa para ilmuwan selangkah lebih dekat untuk produksi komersial propana terbarukan, pengembangan yang penting mengingat bahan bakar fosil terus berkurang.

Profesor Nigel Scrutton, Direktur MIB, menjelaskan pentingnya pekerjaan mereka: “Industri kimia sedang mengalami transformasi besar sebagai konsekuensi dari biaya energi yang tidak stabil, sumber daya alam yang terbatas dan perubahan iklim. Upaya untuk menemukan bentuk energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, serta menggunakan teknik bioteknologi untuk memproduksi bahan kimia sintetik, saat ini sedang dikembangkan di University of Manchester.”

Jalur metabolisme alami untuk biosintesis propana terbarukan sebelumnya tidak ada, tetapi para ilmuwan di University of Manchester telah mengembangkan jalur biosintesis mikroba alternatif untuk menghasilkan propana terbarukan. Tim yang dipimpin oleh Nigel Scrutton dan Dr. Patrik Jones dari Imperial College, memodifikasi jalur fermentasi butanol yang ada, dengan menggunakan varian enzim yang telah di rekayasa, sehingga mengarahkan jalur pada mikroba untuk menghasilkan propane. Tim ini mampu mencapai biosintesis propane dengan menciptakan sebuah platform untuk produksi propane dari mikroba generasi berikutnya.

Dilansir Manchester University (10/04/2015), propana memiliki sifat fisikokimia yang sangat baik, sehingga memungkinkan untuk disimpan dan diangkut di dalam bentuk cairan yang terkompresi. Sementara itu, di bawah kondisi ruangan, propana merupakan gas pembakaran yang bersih. Mengingat pasar global yang ada dan infrastruktur untuk penyimpanan, distribusi dan pemanfaatan propana memiliki berbagai aplikasi, mulai dari pemanasan hingga transportasi bahan bakar. Akibatnya, propana adalah target produk yang menarik di dalam penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan alternatif terbarukan yang baru. Selain itu, bahan bakar jenis ini juga dapat melengkapi bahan bakar yang berasal dari petroleum.

Profesor Scrutton berkomentar: “Penelitian ini difokuskan pada pembangunan dan evaluasi jalur biosintesis mikroba alternatif untuk memproduksi propana terbarukan. Jalur sintesis ini juga memperluas peralatan metabolik untuk produksi propana terbarukan, memberikan wawasan baru dan pemahaman mengenai pengembangan biofuel generasi berikutnya, yang suatu hari dapat mengarah produksi komersial.”

Referensi :

Navya Menon, András Pásztor, Binuraj RK Menon, Pauli Kallio, Karl Fisher, M Kalim Akhtar, David Leys, Patrik R Jones, Nigel S Scrutton. A microbial platform for renewable propane synthesis based on a fermentative butanol pathway. Biotechnology for Biofuels, 2015; 8 (1) DOI: 10.1186/s13068-015-0231-1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here