Bhataramedia.com –┬áStudi baru untuk pertama kalinya menunjukkan bahwa nelayan kemungkinan memperburuk runtuhnya populasi pada spesies ikan pelagis kecil, termasuk ikan herring, ikan asin dan ikan sarden. Beberapa perikanan terbesar di dunia menargetkan spesies ini dan juga merupakan sumber makanan utama bagi hewan laut yang lebih besar, termasuk salmon, tuna, burung laut dan ikan paus.

Para ilmuwan telah lama mengetahui mengenai fluktuasi yang luas di dalam kelimpahan ikan pelagis kecil, termasuk runtuhnya populasi yang terjadi sesekali. Namun, mereka tidak mengetahui apakah runtuhnya populasi sepenuhnya alami atau berhubungan dengan aktivitas perikanan.

Penelitian yang diterbitkan 6 April di Prosiding National Academy of Sciences tersebut, mengimplikasikan kegiatan perikanan di dalam runtuhnya persediaan ikan pelagis kecil dan merekomendasikan alat-alat manajemen berbasis risiko yang akan melacak nomor perikanan dan menangguhkan penangkapan bila diperlukan.

“Kami telah mengidentifikasi pengaruh perikanan terhadap fluktuasi populasi, kegiatan perikanan membuat palung siklus populasi menjadi lebih dalam. Hal ini sangat penting mengingat peran penting spesies ini di dalam jaring makanan,” kata pemimpin penulis, Tim Essington, profesor ilmu perairan dan perikanan University of Washington.

Seperti penelitian lain, penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pencegahan kemungkinan sangat penting untuk dilakukan. Namun, studi ini memiliki sesuatu yang lebih, dengan menggunakan simulasi untuk melihat strategi manajemen khusus: menangguhkan penangkapan ikan ketika populasi jatuh menjadi kurang dari setengah pada rata-rata jangka panjang. Mereka menemukan bahwa strategi ini akan mencegah keruntuhan populasi sebesar 64 persen, namun akan mengurangi hasil tangkapan rata-rata hanya 2 persen di dalam jangka panjang.

“Kabar baiknya adalah kami menemukan bahwa strategi sederhana dapat menghindari skenario terburuk dari dampak ekologi, dengan biaya sedikit untuk perikanan,” kata Essington.

“Aplikasi yang luas dari jenis strategi ini akan mempertahankan manfaat yang diperoleh dari ikan pelagis kecil, sementara memungkinkan untuk perikanan yang berkelanjutan,” lanjut dia, seperti dilansir University of Washington (06/04/2015).

Essington, organisasi yang mendanai penelitian ini dan rekan-rekannya, mengkaji data global yang besar dari stok 55 ikan pelagis kecil, di daerah Puget Sound, stok ikan herring Pasifik di Selat Georgia dan di sepanjang Pantai Barat Pulau Vancouver. Dari jumlah tersebut, 27 populasi telah runtuh di beberapa titik, yang berarti bahwa populasi tersebut telah jatuh menjadi seperempat atau kurang dari rata-rata biomassa mereka.

Agar dapat menyelidiki apakah kegiatan penangkapan ikan terlibat, para peneliti mengajukan dua pertanyaan.

Pertama, apa yang terjadi sebelum dan selama keruntuhan populasi? Mereka menemukan bahwa penangkapan ikan sangat intens, sekitar 50 sampai 200 persen lebih tinggi dari rata-rata. Tingkat pertumbuhan populasi ikan jatuh pada saat yang sama, tapi penurunan ini hanya dapat menjelaskan sejumlah kecil runtuhnya populasi.

Pola tersebut menunjukkan bahwa penangkapan ikan memang memicu atau memperburuk runtuhnya populasi, tetapi hanya satu bagian dari bukti. Jadi para peneliti mengajukan pertanyaan kedua: Apakah runtuhnya populasi ini mengikuti pola yang akan diharapkan sebagai bagian dari siklus alami?

Salah satu cara untuk menjawabnya adalah dengan membandingkan stok ikan pelagis kecil dengan stok ikan lain yang tidak ditangkap. Namun, tidak ada data jangka panjang yang dapat diandalkan untuk melacak kelimpahan stok ikan yang tidak ditangkap.

Para peneliti justru membandingkan fluktuasi ikan pelagis kecil terhadap simulasi dari fluktuasi acak yang terjadi secara alami. Agar dapat menghasilkan simulasi ini, mereka menggunakan besaran dan frekuensi dari fluktuasi dari setiap 55 stok ikan pelagis kecil di dalam kumpulan data.

Referensi Jurnal :

Timothy E. Essington, Pamela E. Moriarty, Halley E. Froehlich, Emma E. Hodgson, Laura E. Koehn, Kiva L. Oken, Margaret C. Siple, and Christine C. Stawitz. Fishing amplifies forage fish population collapses. PNAS, April 2015 DOI: 10.1073/pnas.1422020112

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here