Bhataramedia.com – Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) yakni adalah suatu program yang bertujuan untuk memajukan pendidikan di daerah-daerah terdepan, terluar dan Indonesia yang sarana dan prasarana pendidikannya masih kurang. Dalam rangka memajukan pendidikan tersebut, program ini mengirimkan tenaga pengajar bergelar sarjana pendidikan ke berbagai daerah di Indonesia. Program SM-3T ini dimulai pada tahun 2011 yang berhasil mengirimkan sekitar 10.452 tenaga pengajar.

Sebanyak 1.224 orang terpilih dari 10.452 peserta Program SM-3T tahun 2011 akan mendapatkan SK CPNS. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka untuk turut serta memajukan pendidikan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal di Indonesia. “Ini pemenuhan janji kami sesuai permintaan publik tentang jaminan PNS kepada peserta SM-3T.” tutur Prof. Supriadi Rustad selaku Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI, seperti dilansir dari website resmi DIKTI (26/03/2015).

Selain itu, Supriadi juga menjelaskan bahwa para peserta Program SM-3T ini sudah mengecap banyak pengalaman selama mengabdikan diri mereka untuk memajukan pendidikan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal di Indonesia. Mereka sudah kenyang pembekalan. Hidup di pulau terpencil dengan akses sulit selama satu tahun itu tidak gampang,” terang Rustad di sela-sela acara “Penerbitan Usulan SK dan NIP bagi CPNS Guru Formasi SM-3T” yang digelar di Hotel Peninsula, Jakarta pada Kamis (26/03).

Lebih lanjut, Rustad menjelaskan bahwa sebanyak 809 calon guru dari Program SM-3T ini telah siap untuk ditempatkan. Sedangkan sebanyak 415 calon guru harus menunggu proses pemilihan bidang studi yang tersedia. Adapun guru yang paling dibutuhkan adalah guru untuk sekolah dasar yakni jumlah sekitar 60% dari 809 calon guru yang telah siap ditempatkan tersebut. Dan 40% sisanya merupakan jumlah dari guru bidang studi yang diperlukan. NTT, Aceh, dan Papua merupakan daerah yang akan menjadi tujuan bagi para calon guru dari Program SM-3T ini. Selain itu, Rustad juga menyampaikan bahwa SK dan NIP bagi para alumni Program SM-3T yang siap mengajar akan tuntas dan berlaku mulai tanggal 1 April 2015 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here