Bhataramedia.com – Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi milik Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM akan segera memiliki gedung sendiri. Selama ini, Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi menggunakan gedung kuliah FKH. Tak lama lagi Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi ini akan pindah lokasi dan menempati gedungnya sendiri. Bahkan tak tanggung-tanggung, gedung yang akan ditempatinya akan dibangun dengan standar internasional. Biaya untuk membangun gedung rumah sakit hewan ini pun diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp. 12 milyar. Gedung rumah sakit hewan ini direncanakan akan terdiri dari tiga lantai dengan luas sekitar 1.720 meter persegi.

Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., sebagai Rektor UGM secara resmi meletakkan batu pertama sebagai bentuk simbolis dimulainya proses pembangunan Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi pada Rabu (25/03). Dalam kesempatan itu, Dwikora juga menyampaikan harapan-harapannya yang tertuang dalam pidatonya. “Semoga bisa menjadi rumah sakit berstandar internasional,” tutur Dwikora seperti dikutip dari website resmi UGM (25/03/2015).

Sementara itu, Prof. Dr. Suratman, MSc., sebagai Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menyatakan kebanggaannya akan pembangunan gedung Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi ini. “Dari 10 kampus FKH yang ada di Indonesia. UGM yang pertama punya RSH,” jelas Suratman. Selain itu, Suratman juga mengungkapkan manfaat yang bisa diperoleh dari keberadaan rumah sakit hewan ini seperti untuk kegiatan riset yang meneliti penyakit hewan di daerah tropis misalnya. “Kita akan mendorong agar riset dari RSH ini bisa menjadi unggulan. Karena di rumah sakit ini tersedia laboratoriumnya, tempat berkumpulnya para dokter hewan dan peneliti yang memiliki riset transdisiplin,” kata Suratman.

Dr. drh. Joko Prastowo, M.Si., selaku Dekan FKH UGM tak ketinggalan mengungkapkan harapannya akan proses pembangunan gedung baru untuk Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi. ”Apalagi animo mahasiswa asing kuliah di FKH UGM juga semakin besar sehingga membutuhkan RSH bertaraf internasional,” ungkap Joko.

Di samping itu, tak hanya warga masyarakat FKH UGM saja yang antusias menyambut kabar gembira ini. Menurut Pengurus Gamavet drh. Setyo Budhi, M.P, para alumni dari FKH UGM ini turut senang dan mendukung proses pembangunan gedung baru untuk Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi.“Para alumni sangat mendukung sejak perencanaan hingga dimulai masa pembangunan,” jelas Setyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here