Bhataramedia.com – Seminar yang berjudul “Bullying pada Remaja” yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada Sabtu (28/02/2015). Seminar ini di isi oleh pembicara dari Dokter Spesialis Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UGM/RSUP Dr. Sardjito yakni Prof. Dr. Djauhari Ismail, Ph. D., Sp. A(K). Pembicara lainnya dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soerojo Magelang yakni Dr. Ratna Dewi . Sc., Sp. KJ. dan dari Yayasan Saworo Tino Triatmo (YASATRI) yakni Budiono Santoso.

Seminar yang dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi UGM ini membahas persoalan bullying yang ramai diberitakan media massa saat ini. Bullying merupakan tindakan kekerasan yang banyak dialami oleh remaja dan bahkan kasus bullying ini justru banyak terjadi di lingkungan sekolah. Permasalahan bullying ini tidak bisa diabaikan begitu saja dan menganggapnya sebagai hal yang biasa dikalangan pergaulan remaja. Malah sebaliknya, permasalahan bullying ini harus dicarikan solusi yang baik. Karena jika tidak bisa, dapat berdampak buruk pada proses pertumbuhan dan perkembangan remaja.

Prof. Dr. Djauhari Ismail, Ph. D., Sp. A(K) mengatakan bahwa peristiwa bullying yang dialami seseorang dapat mempengaruhi pada proses pencarian jati diri remaja. Jika remaja tersebut gagal dalam proses tersebut, maka sifat yang negatiflah yang akan lebih dimunculkan oleh remaja tersebut.“Jika berhasil, maka remaja mampu menyesuaikan diri, diterima, simpati, bekerjasama, mudah akrab, dan disiplin,” tutur Djauhari seperti yang dikutip dari website resmi UGM (04/03/2015).

Sementara itu, Dr. Ratna Dewi . Sc., Sp. KJ. mengungkapkan karakteristik perilaku yang ditunjukkan oleh pelaku bullying ini. Bahwa pelaku bullying akan memilih korban yang dianggapnya lemah. “Korban yang memiliki karakter tampak sedih dan hanya punya teman sedikit serta tidak mampu melindungi diri sendiri juga menjadi sasaran dari pelaku bullying,” jelas Ratna.

Untuk mencegah terjadinya tindakan bullying ini khususnya di lingkungan sekolah. Budiono Santoso mengatakan bahwa, untuk mencegah terjadinya tindakan bullying di lingkungan sekolah harus melibatkan berbagai pihak yakni pihak sekolah, orang tuas siswa, dan juga masyarakat sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here