Bhataramedia.com – Universitas Indonesia sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Selasa (24/02/2015). Seminar Nasional ini diberi judul Kebijakan dan Langkah Strategis dalam Pengembangan Industri Unggulan Nasional. Seminar nasional yang berlangsung di Balai Tirta, kampus Universitas Indonesia Depok ini menghadirkan narasumber yang mumpuni dibidang industri seperti yang akan dibahas dalam seminar nasional ini. Narasumber tersebut antara lain Ir. Rudiantara, MBA (Menteri Komunikasi dan Informatika RI), Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI), Farah Ratna Dewi Indriani, MBA (Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal – Badan Koordinasi Penanaman Modal RI), dan Ir. Harjanto, M. Eng (Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian RI).

Seminar nasional ini memang bertujuan untuk membahas mengenai potensi industri kreatif di Indonesia secara lengkap. Dimulai dari kebijakan yang tepat untuk mengembangkan potensi industri kreatif ini, hingga membahas konsep dan strategi seperti apa yang tepat untuk diambil dalam membangun potensi industri kreatif di Indonesia. Sehingga diharapkan semua pihak yang terlibat dalam industri kreatif ini saling bekerja sama untuk menciptakan dan membangun industri unggulan Indonesia yang mampu bersaing dengan industri kreatif lainnya dalam kancah nasional maupun internasional. Pada akhirnya diharapkan sektor industri kreatif dan unggulan ini dapat meningkatkan persentasi Produk Domestik Indonesia (PDB). Jika persentasi PDB ini meningkat sampai tiga puluh persen, maka Indonesia bisa dikategorikan sebagai negara maju.

Akan tetapi, untuk mewujudkan hal tersebut tentulah tidak mudah. Karena itulah diskusi ini diadakan. Untuk saling bertukar pikiran dan pendapat mengenai tajuk diskusi yang diangkat. Masing-masing narasumber mengemukakan pendapatannya dalam seminar nasional ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Ir. Harjanto, M. Eng dalam seminar nasional ini. Harjanto mengemukakan pendapatnya mengenai sektor industri manufaktur yang harus dikuatkan karena memiliki potensi yang sangat besar. “Industri baja, tekstil, gas, pupuk. Ini yang mau kami tingkatkan, sehingga nantinya diharapkan kuota ekspor kita meningkat sampai dengan 300 persen,” jelas Harjanto seperti dilansir dari website resmi Universitas Indonesia (27/02/2015).

Apa yang dihasilkan dalam proses diskusi yang berlangsung dalam seminar ini? Diharapkan menjadi masukan bagi semua pihak yang berperan disektor industri. Dan masukan tersebut bisa diimplementasikan secara nyata melalui kerja sama antar pihak-pihak yang berperan dalam sektor industri untuk mencapai tujuan yang sama yakni meningkatkan industri unggulan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here