Beranda Environment Penyakit Karang “White Band” Terkait dengan Menghangatnya Suhu Air Laut

Penyakit Karang “White Band” Terkait dengan Menghangatnya Suhu Air Laut

1021
white band, karang
Penyakit white band pada karang di Jardines, Puerto Morelos, Meksiko.(Credit: Image courtesy of Florida Institute of Technology)

Bhataramedia.com – Selama empat dekade terakhir, spesies karang ikonik elkhorn dan staghorn yang mendominasi terumbu karang di Karibia selama jutaan tahun hampir menghilang. Menurut studi baru dari Florida Institute of Technology, pemanasan laut telah memainkan peran penting di dalam penurunan dramatis ini.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa membatasi laju pemanasan air laut, yang akan membutuhkan pembatasan emisi gas rumah kaca, dapat mendukung pemulihan terumbu karang di Karibia.

Penyakit “white band” adalah penyakit karang yang secara luas mempengaruhi karang elkhorn dan staghorn dan penyakit ini telah mengganggu karang tersebut selama beberapa dekade. Mahasiswa Ph.D. di Florida Tech, Carly Randall, dan penasihat fakultasnya, Robert van Woesik, mempelajari hubungan antara suhu laut dengan penyakit white-band dan melaporkan temuan mereka di Nature Climate Change edisi Februari.

Randall dan van Woesik ingin mengetahui apakah perubahan suhu laut yang terkait dengan perubahan iklim telah memberi kontribusi pada penyebaran penyakit white band di seluruh Karibia. Menurut penelitian mereka, jawabannya adalah peningkatan suhu memang mempengaruhi penyebaran penyakit tersebut.

“Data kami menunjukkan bahwa perubahan iklim telah mendorong penurunan karang staghorn dan elkhorn dengan meningkatkan penyakit white band,” kata Randall. “Kami masih tidak mengetahui apakah penyakit ini disebabkan oleh mikroba laut, tetapi sekarang kita mengetahui bahwa perubahan lingkungan berkontribusi terhadap masalah tersebut.”

Studi ini juga menemukan bahwa penyakit tersebut lebih sering terjadi pada tempat-tempat dimana air laut mengalami pemanasan paling cepat dan tempat yang air lautnya tetap hangat di musim dingin. Para ilmuwan berpikir bahwa tanpa periode pendinginan, pengaruh dari musim panas akan bertahan dan penyakit white band lebih cenderung untuk memburuk.

Karang membangun fondasi terumbu karang dan ekosistem ini memberikan layanan penting, termasuk perlindungan garis pantai dan pencegahan erosi. Terumbu karang juga menyediakan habitat untuk perikanan komersial dan rekreasi.

Akibat penurunan spesies karang elkhorn dan staghorn, keduanya saat ini terdaftar sebagai spesies yang terancam di bawah U.S. Endangered species act.

Penyakit white band berbentuk lingkaran putih yang terbentuk di sepanjang percabangan karang dan telah ada selama beberapa dekade. Namun, hingga saat ini para ilmuwan masih berjuang untuk mengidentifikasi penyebab penyakit ini. Hasil dari penelitian ini merupakan langkah penting ke depan untuk membantu pemahaman kita mengenai penyakit white band.

“Lingkungan ternyata memainkan peran yang lebih besar dari yang kami duga sebelumnya. Kami selangkah lebih dekat untuk memprediksi di mana penyakit tersebut terjadi, karena saat ini kami telah mengetahu penyebabnya,” kata van Woesik, seperti dilansir Florida Institute of Technology (24/02/2015).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here