Bhataramedia.com – Di laut dalam, dimana hanya ada sedikit cahaya dan semuanya tampak gelap, hewan dengan mata yang lebih besar melihat dengan lebih baik. Namun, hal ini akan sangat mencolok bagi para predator.

Dilansir Sciencemag (15/01/2015), sebagai respon terhadap kondisi tersebut, krustasea transparan dengan ukuran sangat kecil (10 mm sampai 17 mm), Paraphronima gracilis, telah mengembangkan struktur mata yang unik.

Para peneliti telah mengambil krustasea tersebut dari perairan dengan kedalaman 200-500 meter di California Monterey Bay dengan menggunakan robot bawah air yang dapat dikendalikan dari permukaan laut.

Mereka kemudian mengkarakterisasi sepasang mata majemuk dan menemukan bahwa masing-masing mata terdiri dari satu baris 12 retina berwarna merah yang berbeda. Penemuan ini dilaporkan secara online pada tanggal 15 Januari di Current Biology.

Para peneliti berhipotesis bahwa setiap retina menangkap gambar yang diteruskan ke otak krustasea, yang mengintegrasikan 12 gambar untuk meningkatkan kecerahan dan sensitivitas kontras, agar dapat beradaptasi dengan perubahan tingkat cahaya. Penelitian di masa mendatang akan berfokus pada bagaimana gambar diproses oleh hubungan saraf antara retina dan otak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here