Bhataramedia.com –┬áStudi yang dirilis tanggal 23 Desember telah menjelaskan suatu mekanisme pernah dilihat sebelumnya, dimana racun bakteri menyebabkan radang yang parah pada asma dan penyakit paru-paru akut dan kronis lainnya. Para peneliti dari University of Texas Health Science Center di San Antonio mengatakan bahwa penemuan ini dapat mengarah pada pengembangan strategi terapi yang meningkatkan kesehatan pada individu yang menderita penyakit saluran napas.

Racun bakteri yang terlibat berasal dari Mycoplasma pneumoniae Community Acquired Respiratory Distress Syndrome (CARDS). Racun CARDS, ditemukan di Health Science Center pada tahun 2006. Racun ini dianggap sebagai racun bakteri utama pada pernapasan yang pertama kali ditemukan sejak zaman diphteria dan pertussis.

Persisten dan berbahaya

M. pneumoniae adalah bakteri penyebab infeksi umum dan terus-menerus di dalam paru-paru dan saluran napas. Pada saat berada di paru-paru dan saluran napas, bakteri ini menghasilkan racun CARDS dan memicu berbagai efek berbahaya. Secara khusus, racun CARDS bereaksi dengan NALP3 (molekul kunci pengatur jalur inflamasi) sehingga menyebabkan aktivasi reaksi pro-inflamasi berlebihan.

“Peradangan adalah proses penting untuk perlindungan diri dari infeksi dan cedera, tetapi ketika faktor mikrobial seperti racun CARDS mengkontrol inflamasi, hal-hal buruk dapat terjadi,” kata penulis studi, Joel B. Baseman, Ph.D., profesor mikrobiologi dan imunologi di School of Medicine, UT Health Science Center dan direktur dari Center for Airway Inflammation Research (CAIR).

“Melalui mekanisme tersebut, racun CARDS memicu peradangan berlebihan dan berkepanjangan yang mengakibatkan cedera jaringan, saluran napas menyempit, hipersekresi lendir, mengi dan batuk,” lanjut Baseman, seperti dilansir University of Texas Health Science Center at San Antonio (29/12/2014).

Infeksi Berganda

“Infeksi M. pneumoniae sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, dimana racun CARDS adalah suatu penginduksi kuat peradangan. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa infeksi lain yang melibatkan M. pneumoniae, racun CARDS dan patogen pernapasan lainnya dapat mengakibatkan peningkatan keparahan penyakit,” kata Santanu Bose, Ph.D., rekan penulis studi dan profesor di Washington State University.

“Oleh karena saat ini kami telah mengidentifikasi jalur perkembangan penyakit ini, tujuan kami adalah untuk mencegah berbagai patologi saluran napas yang disebabkan oleh toksin CARDS dengan obat-obatan, vaksin dan antibodi pelindung,” kata rekan penulis studi, Thirumalai R. Kannan, Ph.D. , profesor penelitian di Departemen Mikrobiologi dan Imunologi di UT Health Science Center dan juga anggota dari CAIR. “Kami sedang melakukan studi tersebut saat ini,” kata Kannan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here