Bhataramedia.com – Multivitamin hingga suplemen yang dipercaya sebagai pengobatan alternatif untuk membantu segala sesuatu, mulai dari depresi hingga mengobati kaki atlet, tersedia di banyak toko dan apotik. Dengan begitu banyak pilihan di luar sana, maka akan sulit bagi pasien untuk mengetahui apa saja yang sebetulnya bermanfaat bagi mereka.

“Saat ini sangat penting bagi pasien untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi ketika mereka mempertimbangkan penggunaan suplemen. Beberapa suplemen dapat bermanfaat tetapi lainnya dapat berbahaya, terutama ketika suplemen tersebut berinteraksi dengan suplemen atau obat lain,” kata Aaron Michelfelder, MD, dokter pengobatan integratif dan keluarga di Loyola University Health System, seperti dilansir Loyola University Health System (16/9/2014).

“Secara umum tidak ada manfaat dari mengambil suplemen hanya demi suplementasi. Jadi, berbicaralah dengan dokter Anda tentang apa yang akan bermanfaat bagi Anda.” Tambahnya.

Sebagai contoh, Michelfelder mengatakan bahwa banyak orang tidak tahu bahwa suplemen kalsium dapat mengganggu penyerapan tiroid. Jika seorang pasien menjalani pengobatan tiroid, maka mengambil suplemen kalsium pada saat yang sama dapat menyebabkan efek samping.

“Ada begitu banyak interaksi antar suplemen dan suplemen maupun dengan obat, namun banyak pasien tidak menyadarinya. Oleh karena itui jika Anda berkonsultasi dengan dokter Anda, maka Anda dapat menemukan kombinasi terbaik dan teraman untuk Anda berdasarkan riwayat kesehatan dan kebutuhan Anda,” kata Michelfelder.

“Bahkan jika dokter perawatan primer Anda tidak mengijinkan penggunaan suplemen, Anda tetap harus berkonsultasi dengan profesional medis. Banyak dokter pengobatan integratif dan fungsional yang akan senang untuk memberikan konsultasi.” Tambahnya.

Vitamin C adalah suplemen umum lainnya yang dikonsumsi orang dengan alasan yang mungkin salah. Menurut Michelfelder tidak ada bukti bahwa vitamin C membantu menangkal pilek, namun vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dan bermanfaat bagi orang-orang yang mengalami anemia.

“Hal baik yang berlebihan akan menjadi hal tidak baik. Orang tidak harus mengambil lebih dari 2.000 mg vitamin C per hari karena dapat menyebabkan masalah ginjal. Vitamin ini juga sangat asam, membuatnya menjadi pilihan yang buruk bagiseseorang dengan masalah perut, ” kata Michelfelder.

“Sulit untuk mencocokkan semua produk di luar sana pada diri Anda sendiri. Itulah mengapa penting untuk berbicara dengan profesional medis sebagai sebuah tim.” Tambahnya.

Michelfelder meresepkan suplemen untuk pasien ketika pasien mengalami kekurangan gizi atau jika mereka merasa hal itu mungkin akan bermanfaat.

“Secara umum suplemen itu murah dan jika kemungkinan tidak menyebabkan kerusakan maka saya pikir hal itu bagus bagi pasien untuk mencobanya. Setiap orang berbeda sehingga tubuh setiap orang juga berbeda. Bagi sebagian orang, suplemen benar-benar dapat membuat perbedaan dalam kesehatan mereka,” kata Michelfelder .

Dia mengatakan jika seseorang memiliki tekanan darah agak tinggi maka dia mungkin merekomendasikan untuk mencoba suplemen dan perubahan gaya hidup selama 6 bulan dan kemudian mengevaluasi apakah pengobatan diperlukan bagi pasien tersebut.

Ada juga kasus seperti masalah tidur dimana Michelfelder lebih suka meresepkan suplemen daripada obat resep.

“Obat tidur dapat membentuk kebiasaan dan menimbulkan gangguan lainnya keesokan harinya. Saya akan lebih menganjurkan pasien saya untuk mencoba melatonin atau hanya melakukan tidur sehat lebih baik, seperti membatasi waktu menatap layar dan meningkatkan olahraga,” kata Michelfelder.

Karena ada sedikit penelitian tentang efek suplemen pada janin, Michelfelder menyarankan wanita hamil untuk menjauhi semua suplemen, dengan pengecualian vitamin prenatal.

“Tidak ada banyak peraturan atau penelitian yang dilakukan pada suplemen dibandingkan obat-obatan, sehingga hal yang paling penting adalah untuk memastikan Anda berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum menggunakan suplemen,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here