Bhataramedia.com – Kemampuan pohon-pohon tropis bertahan hidup selama periode cuaca kering tergantung pada karbohidrat yang disimpan. Hal ini diungkapkan oleh penelitian baru yang dilakukan oleh tim peneliti internasional yang dipimpin oleh ahli ekologi dari Universitas Zurich dalam kontribusinya terhadap University Research Priority Program pada “Global Change and Biodiversity”. Temuan ini sangat penting untuk menilai ketahanan hutan tropis terhadap perubahan iklim dan reforestasi.

Air merupakan satu faktor pembatas bagi sejumlah besar tanaman. Akibatnya, ada keprihatinan serius bahwa pola curah hujan yang berubah akibat perubahan iklim dapat memicu penurunan hutan pada skala global. Menurut para peneliti iklim, Negara Swiss juga terpengaruh hal ini. Model iklim bahkan telah memetakan adanya musim yang lebih panas dan kering untuk negara ini.

Saat ini, tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Michael O’Brien, seorang ahli ekologi dari University of Zurich, mempelajari faktor-faktor yang mengatur ketahanan pohon-pohon tropis terhadap periode kekeringan. Studi mereka yang dipublikasikan di Nature Climate Change, mengungkapkan bahwa karbohidrat disimpan pohon memainkan peran kunci dalam ketahanan individu tanaman.

Memonitor 1.400 Pohon Muda Dari Sepuluh Spesies Tanaman

Sebelumnya, pati dan gula larut yang disimpan dalam jaringan tanaman diduga mempengaruhi ketahanan dan ketangguhan pohon positif selama periode kekeringan, namun anggapan ini tidak terbukti. Selanjutnya, O’Brien dan timnya menanam 1.400 bibit dari sepuluh jenis pohon tropis yang berbeda di Malaysia dan merancang eksperimen baru untuk memanipulasi karbohidrat yang disimpan tanaman dan mengamati reaksinya.

Para peneliti meningkatkan dan menurunkan konsentrasi karbohidrat yang disimpan dan memberikan paparan periode kekeringan buatan terhadap pohon muda tersebut. Mereka menemukan bahwa pohon muda yang menyimpan lebih banyak karbohidrat mampu mempertahankan kadar air yang vital di batang lebih lama dibandingkan dengan pohon yang menyimpan karbohidrat lebih sedikit. “Semakin baik daya tahan terhadap kekeringan maka semakin besar kemampuan pohon untuk bertahan hidup pada periode kekeringan dan hal ini secara jelas tergantung pada jumlah karbohidrat yang tersimpan,” Simpul O’Brien, seperti dikutib dari laman University of Zurich (30/6/2014).

Perbedaan Kandungan Karbohidrat Pada Setiap Jenis Pohon

Menurut para ilmuwan, kemampuan untuk menyimpan karbohidrat bervariasi, baik di dalam maupun antar spesies : “Karena spesies pohon yang berbeda akan menunjukkan daya tahan yang berbeda terhadap kekeringan, maka dampak penurunan hutan yang dipicu oleh perubahan iklim menjadi tidak terlalu besar,” Tegas O’Brien. Wawasan baru ini juga memberikan masukan yang signifikan untuk reboisasi. Penanaman spesies yang menyimpan lebih banyak karbohidrat dapat menjadi pilihan utama untuk meningkatkan ketahanan hutan terhadap iklim yang lebih kering yang diprediksi oleh model perubahan iklim.

Referensi Jurnal :

Michael J. O’Brien, Sebastian Leuzinger, Christopher D. Philipson, John Tay, Andy Hector. Drought survival of tropical tree seedlings enhanced by non-structural carbohydrate levels. Nature Climate Change, 2014; DOI: 10.1038/nclimate2281.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here