Bhataramedia.com – Menurut para peneliti, tiga penyakit pernapasan yang umum terjadi tampaknya dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker paru-paru.

Para peneliti menganalisis data dari tujuh studi yang melibatkan lebih dari 25.000 orang dan menemukan bahwa bronkitis kronis, emfisema dan pneumonia dikaitkan dengan risiko lebih besar terjadinya kanker paru-paru.

Menurut penelitian yang diterbitkan edisi 15 Agustus di American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine ini, memiliki asma atau TBC tidak dikaitkan dengan risiko kanker paru-paru yang lebih tinggi.

Orang-orang yang memiliki ketiga penyakit pernapasan berupa bronkitis kronis, emfisema dan pneumonia, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibandingkan dengan oranng-orang yang menderita bronkitis kronis saja. Studi ini juga menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko kanker paru-paru di antara mereka yang memiliki bronkitis kronis bersamaaan dengan asma atau TBC.

Di dalam suatu rilis berita jurnal, penulis studi ini, Ann Olsson, mengatakan bahwa alasan penyakit pernapasan dapat mempengaruhi risiko kanker paru-paru dengan cara yang berbeda dapat dilakukan dengan mekanisme yang mendasari penyakit tersebut.

“Pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara penyakit pernapasan dan kanker paru-paru dapat membantu menginformasikan dokter mengenai cara terbaik untuk memantau dan membantu pasien,” kata Olsson dari International Agency for Research in Cancer di Lyon, Prancis, seperti dilansir Newsmax Health (15/8/2014).

Meskipun studi ini menemukan hubungan antara penyakit pernapasan tertentu dan risiko kanker paru-paru, studi ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here