Bhataramedia.com – Banyak orang beranggapan menggosok gigi kuat-kuat akan membuat gigi semakin bersih. Padahal, faktanya tidak demikian. Perkara menggosok gigi memang sepele dan jarang diperhatikan, namun bila salah cara menggosok gigi, bukan gigi bersih yang akan didapatkan, melainkan justru gigi sensitif karena cara pembersihan yang tidak sehat.

Seperti masalah menyikat gigi dengan kuat di atas. Menurut drg. Jezekhiel Martua, marketing GlaxoSmithKline Oral Health Care Expert, menggosok gigi kuat-kuat justru menyiksa gigi, karena email gigi akan tergerus. Tidak hanya itu, gusi juga akan turun sehingga rentan mengalami gigi yang cepat goyang karena akar gigi tidak menempel sempurna.

Di dalam konferensi pers Sensodyne Hot and Cold Food Festival di Plaza Selatan pada April 2014, drg. Jezekhiel juga menambahkan bahwa menekan gigi terlalu kencang dengan sikat bukanlah cara menggosok yang benar dan sehat. Bulu sikat yang kasar akan menyebabkan email tergerus dan dentin terekspos. Dalam kata lain, menyikat gigi kuat-kuat akan merusak gigi secara langsung.

Jika gigi sudah terlanjur rusak, dokter ini menyarankan agar menambal email gigi yang tergerus. Hanya saja, gusi yang turun tidak bisa diperbaiki dengan ditambal, melainkan harus melalui operasi. Oleh karena itu, lebih baik mencegah dua hal yang tidak diinginkan di atas dengan menggosok gigi dengan cara yang benar mulai sekarang.

Lantas seperti apa cara menggosok gigi yang benar?

“Pertama, sudut sikat harus 45 derajat,” ujar drg. Jezekhiel. Artinya, angkatlah siku sedikit ke atas dan tangan yang memegang sikat dalam posisi naik. Jangan menyikat gigi dengan siku sejajar dengan mulut dan tangan dalam posisi mendatar.

Kedua, gerakkan sikat seperti menyapu dari arah gusi ke gigi. Hindari menyikat gigi dengan gerakan vertikal (atas ke bawah) berulang-ulang, apalagi gerakan horizontal (menyamping). Jika menggosok dengan gerakan vertikal atau horizontal, maka sisa-sisa makanan yang terselip di celah-celah gigi justru akan semakin masuk ke tengah-tengah.

Ketiga, jangan lupa untuk menggosok permukaan kunyah gigi dan bagian bawah yang berbatasan dengan gusi. Boleh dengan cara memutar-mutarkan bulu sikat, namun jangan terlalu kuat agar tidak menggerus email.

Terakhir, jangan terburu-buru atau terlalu lama ketika menggosok gigi. 2-3 menit adalah waktu ideal. Setelah itu, berkumurlah dengan air dengan suhu yang tidak terlalu panas maupun terlalu dingin. Berkumur cukup sekali agar fluoride dari pasta gigi tidak terbilas seluruhnya.

Namun, sebuah studi yang dilakukan oleh University College London State dan dipublikasikan di British Dental Journal menyebutkan bahwa terdapat saran menggosok gigi yang berbeda-beda dari setiap asosiasi dokter gigi maupun perusahaan sikat dan pasta gigi. Sekalipun demikian, Aubrey Sheiham, profesor di Dental Public Health di University College London, menyimpulkan bahwa menyikat gigi terbaik adalah dengan sudut 45 derajat dan dilakukan dengan gerakan yang lembut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here