Bhataramedia.com – Paus Bungkuk (humpback whale) memiliki beberapa trik ketika mereka mencari makanan di dasar laut. Namun, bagaimana paus bungkuk menentukan makanannya pada malam hari, dengan sedikit atau tanpa cahaya yang tersedia, masih menjadi misteri.

Susan Parks, asisten profesor biologi di College of Arts and Sciences, bekerja sama dengan konsorsium para peneliti lainnya, telah mempelajari perilaku makan yang unik ini. Penelitiannya menekankan pentingnya isyarat pendengaran tertentu yang paus bungkuk pancarkan ketika mereka mencari mangsa di dalam laut.

“Paus bungkuk telah dikenal dapat bekerja sama dengan satu sama lain ketika mencari mangsa di dekat permukaan. Penelitian terbaru kami menunjukkan paus bungkuk juga dapat bekerja sama ketika mencari mangsa di dasar laut,” kata Susan, seperti dilansir Syracuse University (16/12/2014).

Susan adalah bagian dari kerjasama konsorsium multiinstitusi yang telah menghabiskan satu dekade untuk memantau perilaku makan paus bungkuk di Gerry E. Studds Stellwagen Bank National Marine Sanctuary, lepas pantai Massachusetts. Paus bungkuk ditandai dengan alat perekam bawah air khusus sehingga  Susan dapat menentukan secara spesifik suara akustik yang berkorelasi dengan pencarian makanan di dasar laut.

Para peneliti mengungkapkan bahwa paus membuat suara “tik-tok” sambil berburu bersama-sama pada malam hari di dalam air yang gelap gulita, tetapi diam ketika berburu sendirian.

Menu paus bungkuk di dasar laut sebagian besar adalah sand lance (ikan mirip belut yang dikenal mengubur diri di pasir dasar laut). Susan menunjukkan bahwa suara vokal paus dapat membantu mengeluarkan sand lance dari tempat persembunyiannya ke tempat mereka dapat dimakan.

Suara seperti detik jam yang dibuat oleh paus bungkuk juga dapat berfungsi sebagai bel makan malam pada paus terdekat lainnya selama sesi makan larut malam.

“Petunjuk perilaku menunjukkan bahwa paus lain yang mendengar suara tersebut akan tertarik kepada pembuat sumber suara dan kemungkinan menguping paus lainnya yang sedang  berburu makanan,” tambah Susan.

Sebelum bergabung dengan fakultas Syracuse pada tahun 2011, Susan menjabat berbagai posisi di Pennsylvania State University, Cornell University dan Oceanographic Institution Woods Hole. Dia adalah penerima berbagai penghargaan, termasuk Presidential Early Career Award for Scientists and Engineers dan U.S. government’s highest honor for scientists and engineers.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here