Bhataramedia.com – Penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Nature Climate Change mengemukakan fakta bahwa Greenland sedang mengalami hilangnya lapisan es di sebagian wilayahnya pada tingkat yang sangat cepat, lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa lapisan es di sana semakin tidak stabil.

Lapisan es Greenland di bagian timur laut yang merupakan massa es terestrial terbesar di belahan bumi utara, sedang mengalami fenomena yang biasa disebut oleh para ahli glasiologis sebagai “penipisan dinamis”. Air yang meleleh dari lapisan es tersebut mengalir ke laut, sehingga berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut.

Para ahli kelautan sudah mengetahui hal tersebut, tetapi pengukuran di dalam penelitian terbaru membuat mereka berpikir dua kali mengenai proyeksi yang mereka perkirakan sebelumnya.

Dilansir Nature World News (25/4/2014), para ilmuwan yang dipimpin oleh Shfaqat Khan dari Technical University of Denmark, menggunakan lebih dari 30 tahun data pengukuran elevasi permukaan, termasuk data dari aliran es Zachariae sepanjang 370 mil di timur laut Greenland untuk menemukan bahwa hilangnya lapisan es secara keseluruhan mengalami percepatan. Studi sebelumnya telah mengidentifikasi mencairnya gletser di sebelah tenggara dan barat laut Greendland, tetapi pada saat itu ahli biologi mengasumsikan bahwa wilayah timur laut merupakan zona yang aman dari pencairan glasial.

“Lapisan es di bagian timur laut Greendland stabil, setidaknya sampai sekitar tahun 2003. Seiring meningkatnya suhu udara terjadilah proses yang disebut penipisan dinamis,” kata Tim Radford di Climate News Network.

Para peneliti menghitung bahwa antara April 2003 dan April 2012, bagian timur laut Greenland kehilangan lapisan es sebesar 10 miliar ton per tahun.

Para peneliti melaporkan bahwa pemanasan global merupakan faktor utama penyebab percepatan laju melelehnya lapisan es di Greenland. Naiknya tingkat gas rumah kaca di atmosfer telah memberikan kontribusi terhadap mencairnya lapisaan es di Greenland. Lapisan Gletser lainnya di bagian selatan Greenland juga telah semakin menipis. Salah satu dari lapisan gletser di bagian selatan tersebut, Jakobshavn Isbrae, kini mencair empat kali lebih cepat dibandingkan pada tahun 1997.

Para ilmuwan saat ini semakin khawatir terhadap pencairan es di Greenland. “Greenland bagian timur laut sangat dingin. Dulu daerah ini dianggap sebagai bagian lapisan es yang stabil. Namun, tampaknya sekarang semua lapisan es di Greenland mengalami situasi yang sangat mengkhawatirkan,” kata Michael Bevis dari Ohio State University.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here