Bhataramedia.com – Para ilmuwan dari University of Massachusetts Amherst dan Instituto Nacional de Pesquisas da Amazônia (INPA), Brasil, pekan ini melaporan bahwa mereka telah menemukan genus dan spesies baru knifefish listrik di beberapa anak Sungai Negro di Negara bagian Amazonia, Brazil.

Profesor Cristina Cox Fernandes dari UMass Amherst bersama dengan Adília Nogueira dan José Antônio Alves Gomes dari INPA, mendeskripsikan spesies “Bluntnose knifefish” baru di dalam edisi terbaru jurnal Proceedings of the Natural Sciences of Philadelphia.

Naskah publikasi mereka menyediakan rincian mengenai genus dan spesies baru tersebut yang meliputi anatomi spesies, persebaran, hubungannya dengan ikan lain, fitur penting dari kerangka, warna, organ elektrik dan pola electric organ discharge (EOD). Sesuai dengan namanya, ikan tersebut menghasilkan getaran listrik yang berbeda. Getaran listrik yang berbeda tersebut dapat dideteksi oleh beberapa ikan lainnya.

Seperti dilansir laman UMassAmherst (22/4/2014), Cox-Fernandes mengatakan bahwa penemuan spesies ini memberikan interpretasi baru dari klasifikasi dan hubungan antara kelompok-kelompok ikan listrik lainnya. Dia menambahkan bahwa seiring dokumentasi yang lebih teliti terhadap keragaman ikan listrik, peneliti akan dapat mengeksplorasi kemungkinan penyebab evolusi kelompok ikan listrik mengembangkan radiasi adaptif.

Tahun lalu, Cox Fernandes dan rekan-rekannya telah menulis deskripsi mengenai tiga jenis ikan listrik lainnya. Para penulis memberikan rincian mengenai spesies ikan listrik yang paling melimpah. Ikan listrik tersebut adalah Apteronotid, yang biasa disebut dengan “ghost knife fishes”. Ikan tersebut berasal dari famili yang berbeda dari ikan listrik yang umum ditemukan di Sungai Amazon dan anak-anak sungainya yang besar.

Pada awal tahun 1990, Cox Fernandes memulai studinya terhadap komunitas dan keragaman ikan listrik. Dia telah menjelaskan secara ilmiah kurang dari 100 spesies ikan istrik pada masa itu. Namun dengan meningkatnya pengamatan ilmiah terhadap ikan listrik, jumlah spesies ikan listrik yang diidentifikasi saat ini telah meningkat dua kali lipat. Ikan listrik tidak begitu memiliki peran komersial penting, tetapi ikan listrik, terutama di Amazon, masih harus terus dipelajari dan studi lebih lanjut mengenai taksonominya sangat diperlukan.

Dia menambahkan, “Seiring perubahan lingkungan yang mempengaruhi sungai di seluruh dunia dan di wilayah Amazon, fauna air tawar berada di bawah banyak tekanan yang berbeda. Populasi ikan berkurang karena polusi, perubahan iklim, pembangunan pembangkit listrik tenaga air dan faktor lain yang menyebabkan hilangnya habitat dan keragaman. Hal tersebut menjadikan pendokumentasian fauna ikan yang ada saat ini menjadi sesuatu yang penting dan mendesak. “

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here