Beranda Science Teknik Baru untuk Mempercepat Karakterisasi Genetik Fotosintesis

Teknik Baru untuk Mempercepat Karakterisasi Genetik Fotosintesis

hlamydomonas reinhardtii via scanning electron microscope. (Credit: Image courtesy of Dartmouth University)
Chlamydomonas reinhardtii via scanning electron microscope. (Credit: Image courtesy of Dartmouth University)

Bhataramedia.com – Fotosintesis menyediakan karbon dan energi untuk hampir semua kehidupan di Bumi, namun banyak aspek dari proses fotosintesis masih menjadi misteri. Misalnya, masih sedikit yang diketahui mengenai bagaimana pengaturan di dalam menanggapi perubahan intensitas cahaya. Lebih mendasar lagi, kita tidak tahu daftar lengkap dari bagian-bagian mesin molekuler yang melakukan fotosintesis pada organisme apapun.

Alga hijau bersel tunggal yang bernama Chlamydomonas reinhardtii merupakan subjek terkemuka untuk penelitian di bidang fotosintesis. Meskipun C. reinhardtii penting di dalam dunia penelitian, hanya ada sedikit alat yang tersedia untuk mengkarakterisasi fungsi gen pada alga hijau tersebut.

Seperti dilansir laman Carnegie Institution of Washington (15/4/2014), tim peneliti yang di dalamnya terdapat Martin Jonikas dari Institut Carnegie, telah mengembangkan alat canggih yang akan mengubah kinerja genetika tanaman melalui karakterisasi genetik skala besar pada mutan Chlamydomonas untuk pertama kalinya. Penelitian mereka diterbitkan di The Plant Cell.

Alat yang dikembangkan oleh para peneliti tersebut merupakan kemajuan besar di bidang identifikasi gen yang diperlukan untuk fotosintesis, serta fungsi selular lainnya seperti produksi lemak yang sangat penting untuk pengembangan biofuel. Selain itu, alat tersebut juga dapat digunakan untuk memahami proses selular pada organisme non-fotosintesis seperti bakteri, yeast dan binatang.

“Alat sekuensing kami memungkinkan identifikasi genotip Chlamydomonas pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga dapat membuka kesempatan untuk identifikasi komprehensif gen yang diperlukan untuk fotosintesis,” kata Jonikas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here