Bhataramedia.com – Para ilmuwan dari University of Massachusetts Amherst telah menciptakan perangkat perekat yang terinspirasi oleh tokek.

Perangkat baru yang bernama “Geckskin” tersebut dapat digunakan kembali dan dapat digunakan untuk menempelkan benda-benda pada berbagai jenis permukaan seperti logam dan bahkan kaca.

“Bayangkan anda dapat menempelkan tablet pada dinding untuk menonton film favorit anda dan kemudian pindah ke lokasi baru yang anda inginkan, tanpa perlu membuat lubang di dinding,” kata Al Crosby, seorang profesor bidang ilmu polimer dan teknik.

Crosby sebelumnya telah menunjukkan bahwa perangkat perekat yang terinspirasi dari alam dapat digunakan untuk merekatkan objek pada berbagai jenis permukaan. Di dalam penelitian ini, tim ilmuwan telah menciptakan sebuah versi yang lebih serbaguna dari penemuan mereka, seperti dilansir Nature World News (19/4/2014).

Tokek merupakan famili dari Gekkonidae, yang terdiri lebih dari 100 marga dan 1.000 spesies. Sebagian besar spesies tokek memiliki panjang 3 sampai 15 cm (1,2-6 inci). Ekor tokek memiliki panjang sekitar setengah dari panjang tubuh mereka. Tokek dikenal dapat mendaki dan bahkan berjalan di permukaan yang halus dengan menggunakan telapak kaki mereka yang dilapisi tonjolan-tonjolan kecil seperti rambut.

Beberapa kelompok peneliti telah mencoba menyalin tonjolan seperti rambut tersebut untuk menciptakan sistem perekat canggih. Crosby dan koleganya juga mengkombinasikan sistem tulang-tendon pada perangkat tersbut, sehingga membuatnya berbeda dari semua perangkat perekat lainnya.

“Kunci untuk membuat sambungan perekat yang kuat ialah dapat menyesuaikan diri dengan permukaan dan masih dapat memaksimalkan kekakuan,” kata Dan King, peneliti dari UMass Amherst, di dalam sebuah rilis berita.

Geckskin terbuat dari elastomer lembut dan material ultra-kaku seperti kaca. Menurut para peneliti, mereka dapat menggunakan kekakuan bahan untuk membuat perangkat perekat menempel pada permukaan yang berbeda.

Tim ilmuwan kemudian membandingkan kinerja Geckskin dengan tokek hidup pada permukaan yang berbeda. Mereka menemukan bahwa penemuan mereka ternyata lebih baik menempel ke permukaan daripada sistem perekat yang dimiliki tokek.

Studi ini diterbitkan di jurnal Advanced Material.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here