Bhataramedia.com – Empat jenis baru dari sponge karnivora telah ditemukan hidup di laut dalam. Sampai sekarang, hanya tujuh dari spesies sponge tersebut telah ditemukan di perairan Pasifik, 20 tahun dari ketika para ilmuwan pertama kali menemukan keberadaan mereka. Akan tetapi, ahli biologi kelautan, Lonny Lundsten dengan Monterey Bay Aquarium Research Institute, bersama dengan dua peneliti Kanada, menerbitkan sebuah makalah yang merinci empat sponge karnivora baru.

Seperti dilansir natureworldnews.com (14/4/2014), sponge karnivora baru tersebut ditemukan di dasar laut dalam dari Barat Daya Pasifik hingga ke Baja California. Sponge tersebut terlihat seperti ranting telanjang atau semak-semak kecil yang ditutupi rambut kecil, menurut para peneliti. Rambut sponge karnivora berupa bundel padat terdiri dari kait mikroskopik yang digunakan untuk menjebak binatang kecil. Dalam beberapa jam setelah mangsanya terperangkap, sel-sel sponge mulai menelan dan mencerna mangsa dan dalam beberapa hari, hewan yang terperangkap tidak lebih dari sebuah cangkang kosong.

Sebagian besar sampel sponge karnivora yang dikumpulkan untuk penelitian mengandung banyak krustasea di dalamnya pada berbagai kondisi dekomposisi,” kata Lundsten.

Kebanyakan sponge hidup dari bakteri dan organisme bersel tunggal yang diambil dari perairan sekitarnya, dengan menggunakan sel-sel khusus yang disebut choancytes. Sel-sel khusu tersebut memiliki ekor seperti cambuk dan bergerak secara konstan, sehingga menciptakan aliran air yang membawa masuk makanan ke dalam sponge. Pada sponge karnivora, sebagian besar spesiesnya tidak memiliki choancytes.

“Untuk menjaga pergerakan choancytes membutuhkan banyak energi, tetapi makanan sulit didapat di laut dalam,” kata Lundsten. “Jadi sponge karnivora menangkap organisme yang lebih padat nutrisi seperti krustasea dengan menggunakan kait mikroskopis yang indah dan rumit.”

Para peneliti saat ini masih belum mengamati bagaimana cara sponge karnivora mencerna mangsanya. Meskipun para peneliti hanya mendeskripsikan empat jenis sponge karnivora baru pada naskah publikasi terbarunya, mereka berharap untuk dapat melihat proses pencernaan pada sampel sponge karnivora lain yang telah mereka lihat dan kumpulkan.

“Masih banyak sponge karnivora tambahan di daerah Timur Laut Pasifik menunggu untuk dideskripsikan, dan masih banyak lagi yang menunggu untuk ditemukan,” kata Lundsten.

Tim peneliti menjelaskan temuannya secara detail di jurnal Zootaxa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here