Bhataramedia.com – Wabah mematikan virus Ebola di Afrika Barat tampaknya sudah mulai dapat dikontrol, menurut kementerian kesehatan Guinea.

Seperti dilansir dari laman Nature World News (15/4/2014), selama beberapa pekan terakhir, wabah Ebola telah dikonfirmasi atau diduga terjadi di Guinea, Liberia, Mali dan Sierra Leone. Setidaknya 119 orang di wilayah tersebut diyakini telah meninggal setelah tejangkit virus Ebola, dengan sebagian besar kasus dilaporkan terjadi di Guinea, menurut data terbaru yang tersedia dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Jumlah kasus Ebola baru telah menurun dengan cepat,” kata Rafi Diallo, seorang juru bicara kementerian kesehatan Guinea, kepada Reuters. “Setelah kami tidak lagi melihat munculnya kasus baru kami dapat mengatakan bahwa wabah Ebola sudah benar-benar di bawah kendali.”

Diallo mengatakan bahwa kasus baru yang sedang dipantau terdiri dari orang-orang yang telah melakukan kontak dengan orang-orang yang jatuh sakit akibat Ebola.

Ebola adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia, dengan angka kematian telah mencapai 90 persen untuk beberapa strain virus Ebola, menurut WHO. Menurut Medecins Sans Frontieres (MSF), wabah di Guinea memiliki strain virus Ebola yang paling agresif dan mematikan, yaitu strain Zaire.

Wabah Ebola yang terjadi baru-baru ini dimulai dari bagian terpencil di Guinea dan menyebar ke seluruh negeri, termasuk ibukota Guinea yang padat penduduk, Conakry.

Beberapa kasus Ebola yang telah dilaporkan ialah termasuk orang-orang yang melakukan kontak dengan jasad yang membawa penyakit tersebut, serta virus yang sedang menyebar di rumah sakit setempat, menurut WHO.

Di Guinea, setidaknya 106 orang telah meninggal akibat Ebola. Penyakit Ebola menyebabkan demam tinggi yang parah, sehingga mengakibatkan pendarahan pada organ internal dan kulit. Gejala lain dari Ebola termasuk kelelahan, nyeri otot dan sakit kepala yang ekstrim, diikuti dengan muntah diare, ruam, gangguan ginjal dan fungsi hati, dan dalam beberapa kasus, pendarahan internal dan eksternal, menurut lembar fakta WHO.

Di Liberia, 13 kematian yang terkait Ebola telah dikonfirmasi, sementara tidak ada kematian yang dilaporkan di Mali atau Sierra Leone akibat Ebola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here