Bhataramedia.com – Ada berbagai macam penyakit atau masalah kesehatan yang dialami oleh kebanyakan orang. Salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak ditemui adalah gangguan fungsi ginjal yang berakibat pada gangguan metabolisme tubuh. Gangguan metabolisme tubuh yang dialami tersebut dapat memicu berbagai penyakit dan masalah kesehatan lain karena dapat menimbulkan berbagai macam efek yang salah satunya adalah penurunan daya tahan tubuh. Telah ada berbagai penelitian terkait dengan masalah dengan fungsi ginjal beserta efek yang ditimbulkannya. Salah satu penelitian yang muncul pada Journal of the American Society of Nephrology (JASN) yang berisi tentang tips mengurangi resiko para pasien gangguan ginjal terhadap penyakit jantung dan juga infeksi dengan melakukan olahraga ringan secara teratur.

Penyakit jantung dan juga infeksi merupakan jenis komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita gangguan fungsi ginjal yang pada akhirnya menimbulkan kematian bagi pasien tersebut. Seseorang dengan gangguan ginjal kronis tetap dapat menjalani kehidupan dengan normal jika mengelola masalah kesehatan tersebut dengan bijaksana. Melemahnya sistem ketahanan atau imun tubuh merupakan salah satu efek dari gangguan ginjal kronis sehingga meningkatkan resiko terjadinya berbagai macam penyakit dan infeksi. Di sisi lain, usaha untuk mengaktifkan sistem imun dapat menyebabkan inflamasi kronis yang dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan resiko munculnya penyakit terkait dengan jantung penderita gangguan ginjal kronis.

Olahraga merupakan salah satu pilihan sederhana bagi penderita gangguan fungsi ginjal kronis untuk mendapatkan efek positif dalam mengurangi atau mencegah inflamasi dan juga meningkatkan ketahanan sistem imun tubuh. Berbagai dampak positif dari kegiatan olahraga secara teratur dan terukur pada penderita gangguan ginjal kronis belum banyak diteliti. João Viana, PhD beserta Nicolette Bishop, PhD dari Universitas Loughborough University, Inggris dan Alice Smith, PhD dari Iniversitas Leicester berusaha mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang ditimbulkan dari kegiatan olahraga. Mereka melakukan penelitian terkait dengan dampak dari olahraga terhadap sistem imun dan parameter inflamatori pada pasien dengan gangguan ginjal kronis.

Salah satu bentuk penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan penelitian terhadap dampak langsung dari kegiatan olahraga. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 15 orang pasien gangguan fungsi ginjal kronis yang melakukan kegiatan olahraga dengan berjalan selama 30 menit. Dari hasil dari percobaan tersebut ditemukan dampak positif, yaitu meningkatnya respon sel imun yang disebut neutrofil terhadap serangan bakteri setelah melakukan kegiatan berolahraga. Latihan tersebut juga mampu memperbaiki sistem anti inflamatori sistemik di dalam tubuh pasien. Penemuan ini dapat menjadi sangat penting bagi para penderita gangguan ginjal kronis dalam upaya memperbaiki kualitas kehidupan mereka terkait dengan perbaikan sistem imun tubuh.

Penelitian tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan kegiatan latihan olahraga berjalan selama 30 menit per hari selama 5 hari dalam seminggu dan dilakukan secara teratur dalam durasi 6 bulan oleh pasien penderita gangguan fungsi ginjal kronis. Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan 20 orang pasien menunjukkan pengurangan aktivasi sel imun dan penanda inflamasi sistemik pada 20 orang pasien jika dibandingkan dengan 20 pasien lain yang tidak meningkatkan tingkat latihan mereka pada jangka waktu yang sama.

“Olahraga dapat meningkatkan efek anti inflamatori sistemik pada pasien pengidap gangguan ginjal dan hal ini dapat menurunkan risiko untuk terkena gangguan liver”. Kata Dr. Viana, seperti dilansir Medical News Today (6/4/2014).

Penelitian tersebut juga memberikan bukti bahwa tingkat latihan olahraga tersebut tidak memberikan dampak negatif bagi sistem imun para pasien dengan gangguan ginjal kronis serta mampu menurunkan resiko dari timbulnya penyakit jantung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here