Bhataramedia.com – Kita tentu semua tahu bahaya dari radikal bebas, yaitu zat-zat beracun yang timbul akibat polusi di banyak perkotaan. Zat berbahaya ini dapat mengakibatkan banyak gangguan kesehatan, salah satunya adalah kanker. Tentunya, kita tidak ingin mendapatkan gangguan kesehatan ini, bukan? Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk melindungi tubuh kita dari bahaya radikal bebas. Salah satunya adalah mengkonsumsi suplemen dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Banyak juga makanan antioksidan tinggi yang dapat kita temukan, tetapi, banyak dari kita yang lebih suka menggunakan suplemen antioksidan. Hal ini dikarenakan lebih praktis dan mudah untuk mengkonsumsinya. Zat antioksidan terbukti mampu menangkal radikal bebas yang akan masuk dalam tubuh kita. Tetapi, apakah memang demikian?

Suplemen antioksidan memang sangat baik untuk tubuh kita. Akan tetapi, seperti yang kita semua tahu, sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk kita. Hal ini berlaku pula pada antioksidan berlebihan yang kita konsumsi. Tubuh kita mempunyai sistem yang sangat canggih yang dapat menciptakan antioksidan sendiri. Dan, mengkonsumsi antioksidan berlebihan akan dapat menyebabkan efek buruk bagi sistem ini.

Seperti dilansir laman CBS Philly (5/4/2014), Shawn Talbott, Ph.D, Global Chief Science Officer dari LifeVantage Corporation mengatakan bahwa penggunaan suplemen untuk menambah kandungan antioksidan sangat tidak dia sarankan. Dia lebih menyarankan makanan antioksidan.

Pertanyaannya, mengapa makanan untuk mendapatkan antioksidan lebih baik daripada suplemen antioksidan?

Menurut Talbott, hal ini dikarenakan tiap gabungan atau kombinasi antara beberapa bahan-bahan makanan dapat menimbulkan efek yang lebih besar daripada mengkonsumsi suplemen antioksidan. Contohnya, kita semua tahu bahwa teh hijau merupakan salah satu minuman yang sangat menyehatkan. Dan, sudah dibuktikan oleh penelitian bahwa teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Bila kita kombinasikan dengan rempah-rempah lainnya, seperti kunyit, maka efek yang timbul akan menjadi lebih besar. Jadi, bila diibaratkan dengan angkan, teh hijau ditambah kunyit bukanlah satu ditambah satu sama dengan dua, tetapi, satu ditambah satu sama dengan lima, tujuh atau bahkan lebih. Adanya sinergi antara satu bahan dengan bahan lainnya ini yang membuat makanan menjadi sumber antioksidan yang jauh lebih baik daripada suplemen-suplemen tersebut.

Selain itu, makanan juga dapat mengaktifkan suatu sistem didalam tubuh kita yang dinamakan Nrf2 atau Nerf-2. Sistem inilah yang menjadi sistem utama yang menjalankan pabrik antioksidan alami di dalam tubuh kita. Sistem ini akan membuat tubuh kita memproduksi enzim antioksidan yang diperlukan oleh sel tubuh kita dan hanya dalam jumlah yang diperlukan. Bila kita mengkonsumsi suplemen antioksidan dalam jumlah banyak, maka sistem ini secara otomatis tidak akan bekerja. Hasilnya, pabrik pembuatan antioksidan alami didalam tubuh kita akan rusak dan tidak dapat berfungsi. Akibatnya, kita harus bergantung pada suplemen ini untuk kebutuhan antioksidan tubuh kita. Oleh karena itu, makanan antioksidan sangatlah diperlukan agar proses alami ini tetap terjaga.

Talbott menambahkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat kita konsumsi untuk meningkatkan dan membuat pabrik antioksidan ini tetap bekerja. Yang pertama adalah buah dan sayuran dengan warna cerah. Selain itu, kita juga perlu mengkombinasikan makanan sehat ini dengan berbagai macam rempah-rempah. Untungnya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah, sehingga kita dapat memperolehnya dengan mudah. Selain makanan, kegiatan lain yang dapat memaksimalkan produksi antioksidan alami ini adalah olahraga dan puasa. Bila kita mampu melakukan dan mengkonsumsi semua hal tersebut secara teratur, maka kita tidak akan perlu khawatir akan bahaya radikal bebas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here