arktik
Studi ini menunjukkan bahwa, predasi (interaksi antara predator dan mangsa) merupakan faktor yang mengatur aliran energi di dalam ekosistem dan fungsi dari ekosistem. (Credit: Niels Martin Schmidt)

Bhataramedia.com – Spesies seperti lembu musk (musk ox), rubah Arktik dan lemming (hewan pengerat kecil yang hidup di arktik), hidup pada lingkungan tundra yang keras dan dingin. Namun, mereka sering menjadi sorotan setelah para peneliti melakukan studi mengenai dampak dari menghangatnya iklim terhadap pedesaan di bagian bumi utara.

Sebelumnya, pengamatan hanya terkonsentrasi pada tiap-tiap spesies, akan tetapi saat ini tim ahli biologi internasional telah menerbitkan penemuan penting di jurnal Nature Climate Change mengenai keseluruhan dinamika rantai makanan pada spesies-spesies tersebut. Studi lapangan yang meliputi tiga benua menunjukkan bahwa suhu memiliki efek penting tak terduga pada struktur rantai makanan, sedangkan hubungan antara predator dan mangsa sangat penting bagi dinamika rantai makanan dan keseluruhan ekosistem.

Hewan Berukuran Besar Lebih Terhindar dari Predator

Suhu mengatur interaksi antar organisme yang hidup di alam bebas arktik. Namun, studi ini menunjukkan bahwa, predasi (interaksi antara predator dan mangsa) merupakan faktor yang mengatur aliran energi di dalam ekosistem dan fungsi dari ekosistem.

“Hasil studi kami menunjukkan bahwa predator merupakan “item” yang paling penting pada rantai makanan di daerah tundra, kecuali di daerah Arktik Tinggi (High Arctic). Intensitasnya bervariasi, sesuai dengan ukuran tubuh herbivora (pemakan tumbuhan) yang ada pada rantai makanan. Sebagai contoh, lembu musk jauh lebih mungkin untuk menghindari hewan predator, sedangkan lemming (ukuran tubuhnya lebih kecil dari lembu musk) lebih kesulitan untuk menghindari predator, ‘ jelas Niels Martin Schmidt, seperti dilansir laman Aarhus University (24/3/2014).

Sebelumnya, para peneliti telah menunjukkan pola rantai makanan yang serupa di padang sabana Afrika. Para peneliti percaya bahwa mereka mungkin satu langkah lebih dekat untuk mengusulkan prinsip umum mengenai bagaimana ekosistem darat terbentuk.

Fakta-fakta tentang Penelitian ini

  • Pengumpulan data penelitian ini berlangsung pada tujuh lokasi di Kanada, Greenland, Rusia dan Norwegia.
  • Sembilan negara terlibat pada penelitian berjudul ‘The International Polar Year’ (2007-2009).
  • Berdasarkan pengumpulan data, para peneliti menyiapkan model jaring makanan yang menunjukkan aliran energi dan nutrisi.

Fakta-fakta tentang Tundra

  • Tundra adalah habitat yang ditemukan di ujung utara Amerika Utara, Eropa dan Asia.
  • Kata tundra berasal dari bahasa Sami : tūndar, yang berarti ‘bukit datar’. Pedesaan yang memiliki ekosistem tundra ditandai dengan banyaknya tumbuhan semak dan lumut.
  • Tundra dihuni oleh predator yang memangsa kelinci dan tikus kecil. Burung bermigrasi ke tundra pada musim panas untuk berkembang biak, namun, di musim dingin burung akan jarang terlihat pada ekosistem ini.

Referensi Jurnal :

P. Legagneux, G. Gauthier, N. Lecomte, N. M. Schmidt, D. Reid, M-C. Cadieux, D. Berteaux, J. Bêty, C. J. Krebs, R. A. Ims, N. G. Yoccoz, R. I. G. Morrison, S. J. Leroux, M. Loreau, D. Gravel. Arctic ecosystem structure and functioning shaped by climate and herbivore body size. Nature Climate Change, 2014; DOI: 10.1038/nclimate2168.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here