Pertanian organik
Pertanian organik.

Bhataramedia.com – Tuntutan masyarakat telah menyebabkan pengembangan pertanian organik dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir untuk menghasilkan produk makanan yang sehat dan bebas bahan kimia tambahan dan mengurangi polusi industri serta air tanah di seluruh dunia. Namun, timbul masalah baru akibat dari pertanian organik.

Seperti dilansir laman American Associates, Ben-Gurion University of the Negev (15/2/2014), para peneliti dari Universitas Ben-Gurion Negev, Israel, dengan menggunakan teknologi monitoring khusus, telah melaporkan bahwa pertanian organik yang dikembangkan secara intensif dapat menyebabkan polusi air akibat pelepasan nitrat ke dalam air tanah.

Menurut artikel yang diterbitkan dalam jurnal Hydrology and Earth System science, aplikasi zat organik menggunakan pupuk kompos sebelum masa penanaman dapat menyebabkan pencemaran terhadap air tanah dibandingkan dengan penggunaan pupuk cair melalui sistem irigasi tetes. Penelitian tersebut menggunakan teknologi Vadose Zone Monitoring System atau sistem monitoring zona vadose yang dikembangkan oleh Universitas Ben-Gurion Negev dan dikomersialkan oleh Sensoil Innovations Ltd. untuk membandingkan kualitas air yang melintasi seluruh zona tak jenuh pada rumah kaca organik dan konvensional.

Sistem tersebut didesain untuk memonitor cairan, gas, dan sifat hidrolik tanah dan memungkinkan untuk pelacakan air secara berkelanjutan di bagian dalam zona vadose, dari permukaan tanah hingga air tanah. Sistem ini sudah biasa digunakan di 25 area industri dan penelitian di Amerika Serikat, Israel,Spanyol, Namibia, dan Afrika Selatan.

Meski pencemaran air tanah biasanya dikaitkan dengan sejumlah besar zat kimia, namun konsentrasi nitrat yang tinggi di dalam air akuifer merupakan penyebab utama mata air dari air minum mengalami penutupan.

Pencucian nitrat akibat pertanian organik intentsif telah menyebabkan pelepasan nutrisi dari kompos ke dalam tanah sejak awal musim penanaman. Pada tahap ini, kapasitas pengambilan nutrisi dari tanaman muda sangat rendah, akibatnya terjadi pencucian nitrat ke bagian zona vadose yang lebih dalam dan air tanah menjadi tak terhindarkan.

Penelitian tersebut didanai oleh Otoritas Air Israel dan dilakukan di rumah kaca komersial di wilayah selatan akuifer pesisir di Israel.

Referensi Jurnal :

O. Dahan, A. Babad, N. Lazarovitch, E. E. Russak, D. Kurtzman. Nitrate leaching from intensive organic farms to groundwater. Hydrology and Earth System Sciences Discussions, 2013; 10 (7): 9915 DOI: 10.5194/hessd-10-9915-2013.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here