Bhataramedia.com – Menurut penelitian terbaru, kekhawatiran bahwa terapi testosteron dapat meningkatkan risiko pria untuk mengembangkan kanker prostat tidak berdasar. Penelitian baru ini menemukan pengobatan yang aman dan efektif pada pria dengan hipogonadisme.

Peneliti medis Jerman mendasarkan kesimpulan mereka pada analisis tiga studi registri kanker yang melibatkan lebih dari 1.000 laki-laki yang dilacak selama sekitar dua dekade.

“Meskipun bukti yang cukup menunjukkan tidak adanya hubungan antara testosteron dan peningkatan risiko kanker prostat, puluhan tahun pelatihan medis dengan gagasan bahwa testosteron adalah bahan bakar untuk kanker membuatnya sulit untuk menghilangkan kesalahan tersebut dan mitos terus bertahan,” kata pemimpin penelitian, Ahmad Haider, seorang urolog dari Bremerhaven, Jerman.

“Namun,mengingat bukti yang ada saat ini, dokter terpaksa untuk memikirkan ulang hal tersebut dan tidak dapat membenarkan pemotongan terapi testosteron pada pria hipogonadisme dan juga pada pria penderita kanker prostat yang telah berhasil diobati,” lanjut dia.

Penelitian baru tersebut diterbitkan di Journal of Urology.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here